Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR (foto ; dokumen / Jember TIMES)
Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR (foto ; dokumen / Jember TIMES)

 Lelang jabatan terhadap sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember ternyata tidak cuma pada 5 OPD saja, akan tetapi ada beberapa OPD yang juga membutuhkan untuk dilelang, diantaranya posisi Sekretaris Daerah (Sekda).

“Untuk lelang jabatan di lingkungan Pemkab Jember tidak hanya pada 5 OPD yang sudah diumumkan, tapi juga ada posisi sekretaris daerah dan beberapa OPD lain yang posisinya juga kosong, dan akan kosong, hal ini dikarenakan ada beberapa pejabat yang dalam waktu dekat sudah memasuki pensiun,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR Selasa (7/11/2017).

Bahkan untuk posisi Sekda, Bupati mewajibkan 7 pejabat di pemkab Jember yang sudah memenuhi syarat untuk ikut seleksi posisi Sekda, “Banyak pejabat pintar di Jember, tapi tetap mereka harus mengikuti aturan dengan cara ikut seleksi, apalagi untuk posisi Sekda, jika pejabat Jember yang lolos dan menjadi Sekda, berarti ia benar-benar mumpuni karena seleksinya kelas regional bukan lokal,” tambah Faida.

Bahkan untuk menghindari adanya pejabat titipan dalam seleksi pejabat di OPD Pemkab Jember, Faida membagi 2 pansel dari pemerintah pusat dan propinsi, “Untuk Pansel antara OPD dan Sekda akan kami bedakan, jadi ada dua pansel nantinya yang akan menyeleksi,” tambah Faida.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Jember mulai Senin 6 September kemarin mengumumkan dan melaksanakan open bidding dalam rangka untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama Sekda dan OPD, beberapa OPD yang jabatanya di lelang diantaranya, Kepala Bapekab, Dinas perikanan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya serta Direktur RSD dr. Soebandi.

Lelang jabatan ini juga dilakukan secara terbuka tidak hanya bagi pejabat di lingkunga pemkab Jember, akan tetapi juga bisa diikuti oleh seluruh PNS di seluruh kabupaten dan kota yang ada di wilayah Propinsi Jawa Timur. (*)