Diapit Duta Lalu lintas, Bupati Malang Rendra Kresna (dua dari kanan) bersama Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung saat jalan sehat dalam acara kampanye keselamatan berlalu lintas untuk kemanusiaan, Sabtu (04/11) (Nana)
Diapit Duta Lalu lintas, Bupati Malang Rendra Kresna (dua dari kanan) bersama Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung saat jalan sehat dalam acara kampanye keselamatan berlalu lintas untuk kemanusiaan, Sabtu (04/11) (Nana)

Sosialisasi dan kampanye keselamatan berkendaraan dalam Operasi Zebra Semeru 2017 terlihat berbeda dengan operasi sejenis lainnya. Selain cukup masif sosialisasi yang dilakukan, baik melalui banner besar di berbagai titik jalan raya juga terekspos luas di berbagai media.

Kampanye langsung pun kerap digelar di sela razia kendaraan yang dilakukan sejak tanggal 01-14 November 2017 nanti. Hal ini terlihat dari acara Kampanye Keselamatan Untuk Kemanusiaan yang digelar oleh Polres Malang, Sabtu (4/11/2017) di Mapolres Malang.

Bupati Malang Dr H Rendra Kresna pun tidak ketinggalan dalam acara tersebut. Bersama jajaran terkait, Dr H Rendra Kresna menyerukan juga kampanye keselamatan untuk kemanusian dalam menyukseskan Operasi Zebra Semeru 2017.

"Menjadi penting kampanye keselamatan berkendaraan digalakkan. Apalagi ini menyangkut masalah nyawa. Maka siapapun wajib menyukseskan agenda besar ini," kata Bupati Malang setelah melaksanakan jalan sehat sebagai rangkaian acara, Sabtu (04/11/2017).

Seruan kampanye keselamatan berkendaraan yang melibatkan komunitas motor, perwakilan sekolah di Kabupaten Malang, Organisasi Masyarakat Kepemudaan, di dasarkan dengan trend kenaikan kecelakaan di jalan raya yang diakibatkan kelalaian maupun di picu dari berbagai pelanggaran berlalulintas.

Bupati Malang Rendra Kresna, Kapolres Malang beserta jajaran terkait lainnya sepakat terus kampanyekan keselamatan berkendaraan di wilayah Kabupaten MalangBupati Malang Rendra Kresna, Kapolres Malang beserta jajaran terkait lainnya sepakat terus kampanyekan keselamatan berkendaraan di wilayah Kabupaten Malang

Polres Malang mencatat, korban jiwa/meninggal dunia akibat pelanggaran lalu lintas sebanyak 84 orang di Kabupaten Malang di tahun 2016. Mengalami peningkatan sebesar 58 persen dibanding periode tahun 2015.  Sedangkan total pelanggaran lalu lintas tahun 2016 mencapai 80.448 kasus dengan rincian sebanyak 68.011 lembar tilang dan 12.437 teguran.

"Dan rata-rata korban jiwa dalam lakalantas terkategori remaja. Dalam konteks inilah kita bersama-sama wajib untuk terus mengampanyekan hal tersebut. Kita berterimakasih kepada Polres Malang yang terus menggalakan hal ini," terang Rendra.

Penekanan dalam edukasi berkendaraan kepada Komunitas motor, para pelajar sekolahan tersebut diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran berlalulintas sejak usia remaja. Selain itu juga bisa dijadikan role model bagi kalangan remaja lainnya dalam berkendaraan di jalan raya.

"Harapan besar kita adalah zero accident. Karena itu operasi zebra semeru ini anggap sebagai ruang belajar dan melatih kedisiplinan kita semua dalam berlalulintas. Setelah selesai, semoga semakin tertib dan sadar betapa keselamatan adalah prioritas utama di jalan raya," ujar AKBP Yade Setiawan Ujung Kapolres Malang.