Mewah sekali, pelaku saat menunjukkan mobil Xenia rusak. Mobil itu digunakan untuk angkut sapi curian

Mewah sekali, pelaku saat menunjukkan mobil Xenia rusak. Mobil itu digunakan untuk angkut sapi curian



Mobil Daihatsu Xenia yang bagi sebagian orang jadi mobil impian, namun di Lumajang tidak demikian. Setidaknya bagi komplotan pencurian sapi yang dimotori oleh Pon (35) warga Desa Madurejo, Kecamatan Pasirian.

Pelaku yang kini masih buron usai melakukan aksinya di dua Tempat Kejadian Perkara tersebut, yakni di Desa Kebonsari, Kecamatan Yosowilangun dan di Dusun Kebonjati, Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro.

Wapolres Lumajang, Kompol Budi mengatakan, anggota Satreskrim Polres Lumajang melakukan pengejaran kepada pelaku Pon yang telah memelakukan serangkaian pencurian di Kabupaten Lumajang.

"Kita tetapkan Daftar Pencarian Orang. Terakhir kita kejar usai mengangkut sapi curian di Kecamatan Candipuro," kata Budi saat pamer hasil tangkapan empat pelaku pencuri sapi yang beraksi dilokasi berbeda, di Mapolres Lumajang, Jum'at (11/08).

Meski tidak menangkap otak pencurian. Namun, aparat Reskrim berhasil meringkus 3 pelaku yang mempunyai peran berbeda saat melakukan aksi pencurian di Desa Kebonsari.

Para pelaku yakni, Safiudin, H.Usman, Sai'in, tiga pelaku merupakan warga Desa Jatirejo, Kecamatan Kunir. Sedangkan Sidik (34) warga Desa Jatisari bersama Pon melarikan diri.

Dari ketiga pelaku, Polisi berhasil mengamankan 1 buah sepeda motor Yamaha Vision warna putih, sapi Limpsin blesteran ujur 72 tahun. "Barang bukti sapi kita titipkan di kepada pemilik demi mempermudah perawatan," katanya.

Sedangkan, di TKP Desa Kloposawit, aparat mengamankan Misnali (35) warga Desa Sukosari, Kecamatan Kunir.

Wakapolres menambahkan, selain Pon, Misnali sebagai otak dari pencurian ternak sapi. Pasalnya, Misnali sebagai penyedia kendaraan xenia. "Dia (Misnali-red) pemilik kendaraan Xenia," ungkapnya.

Dari tangan Misnali, Polisi mengamankan 1 Unit Mobil Xenia Nopol N-1706-YO. warna silver, 1 ekor sapi umur 3 tahun dan sebuah handphone. 

"Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan untuk menjalani proses hukum sesuai dengan ketentuan dan perundangan yang ada, pelaku melanggar pasal 56 yo 363 KUHP," tutur Budi 

Sementara itu, dari pengamatan media ini, mobil tersebut terlihat hancur. Terutama kaca bagian depan dan belakang. Dari keterangan Pelaku Misnali.

Pecahnya kaca tersebut lantaran, sapi curian itu mengamuk saat berada didalam mobil sehingga mememecahkankan kaca depan dan samping kanan belakang. "Sapinya ngamuk," terangnya

Mesnali mengakui, aksi pencurian itu bersama rekannya yakni Pon sudah dilakukan dua kali. Untuk mengelabui petugas, lanjut dia, pihaknya mengganti plat nomor mobil hingga beberpa kali. "Biar tidak tertangkap," tuturnya.


End of content

No more pages to load