Ipda Dion Fitrianto Kanit Laka Polres Tulungagung / Foto : Tulungagung TIMES

Ipda Dion Fitrianto Kanit Laka Polres Tulungagung / Foto : Tulungagung TIMES


Editor

Heryanto


Beredar kabar pengemudi mobil penabrak dalam insiden kecelakaan di Tawangsari Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung ulangan mengakibatkan seorang mahasiswi bernama Yovi Manasika meninggal dunia di lokasi kejadian telah menyerahkan diri malam hari setelah kejadian.

Kabar tersebut beredar di media sosial Facebook, namun hak itu dibantah oleh Kanit Laka Polres Tulungagung Ipda Dion Fitrianto. Unit Laka Lantas mengatakan belum menangkap pelaku yang hingga kini masih di cari. 

"Memang ada informasi di Medsos bahwa pengemudi Panther menyerahkan diri, tapi itu tidak benar. Bukti sudah kita kumpulkan dari TKP dan CCTV dan kita akan kejar penabrak itu ke manapun dia berada," papar Dion. 

Unit Laka lantas Tulungagung meminta agar penabrak segera menyerahkan diri baik-baik dan mempertanggung jawabkan sesuai dengan hukum yang berlaku. 

"Saya himbau segera menyerahkan diri ke kami (unit laka), mau kemanapun akan kita kejar karena bukti sudah ditangan kami," tegas Dion. 

Yovi yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam nopol S 5183 FQ. Warga RT 01 RW 02, Desa Mojosari, Kecamatan Kauman, Tulungagung itu diduga bertabrakan dengan kendaraan roda empat  jenis Isuzu Panther di jalan raya Tawangsari Kedungwaru. Namun, pengemudi roda empat itu melarikan diri, Yovi akhirnya meninggal dunia ditempat. 

"Saya harap para siswa sekolah atau mahasiswa jika berangkat ke sekolah jangan mepet waktunya, nanti jika tergesa bisa fatal. Dengan kejadian itu mari semua belajar agar ada waktu yang panjang antara berangkat dan jam masuk sekolah biar tidak lagi terjadi kecelakaan," pungkasnya. 


End of content

No more pages to load