Antrian membludak di Kantor Dispendukcapil Kab Blitar, nampak petugas melayani pemohon dengan sabar (Foto: Aunur Rofiq/ BlitarTIMES)
Antrian membludak di Kantor Dispendukcapil Kab Blitar, nampak petugas melayani pemohon dengan sabar (Foto: Aunur Rofiq/ BlitarTIMES)

Pasca Lebaran yang merupakan libur nasional, pemohon pembuatan dokumen kependudukan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Blitar maupun perekaman tampak membludak.

Hal tersebut nampak mulai Senin (3/7/2017) hingga Selasa (11/7/2017). Pada hari pertama buka setelah lebaran, jumlah pemohon yang berurusan ke Kantor Dispendukcapil mencapai 900 hingga 1200 orang per hari. Mereka terdiri dari pemohon pembuatan KTP Elektronik (e-KTP), perekaman, pembuatan Kartu Keluarga (KK) maupun pemohon pembuatan akta lahir.

“Untuk mengantipasi itu semua kita kerahkan seluruh SDM yang ada. Personel kita ada 34 orang, bahkan kepala dinas, ibu sekertaris hingga office boy dikerahkan untuk pelayanan,” kata Kasi Pemanfaatan data dan Dokumen Adminduk Dispendukcapil Kabupaten Blitar, Rina Suryaningtyas kepada BLITARTIMES, Selasa (11/7/2017).

Sementara untuk pekerjaan yang sesuai dengan bidangnya, sambung Rina, dikerjakan setelah pelayanan selesai.

“Fokus di pelayanan karena tamunya sudah sangat luar biasa, bahkan petugas jemput bola (Jebol) pun kita kerahkan di sini (pelayanan),” tandasnya.

Ia menerangkan, penyebab membludaknya pemohon disebabkan ketika lebaran kemarin banyak warga merantau yang pulang ke Kabupaten Blitar. Diantara dari mereka banyak yang belum melakukan perekaman e-KTP dan masa pulang ini dimanfaatkan untuk melakukan perekaman.

“Perekaman e-KTP itu kita per hari bisa sampai 400 pemohon, sedangkan yang lain seperti pengambilan e-KTP 300 orang dan mutasi pindah keluar. Mutasi masuk juga ada tapi yang keluar lebih banyak,” tukasnya.

Sementara Kabid Dafduk Dispendukcapil Kabupaten Blitar, Anggo Takdhir Hanudji mengatakan memblukdaknya pemohon adminduk merupakan pertanda bahwa pelayanan publik di Kantor Dispendukcapil Kabupaten Blitar ini sukses.

“Ini tandanya pelayanan  sukses, kalau tidak sukses mereka (pemohon) akan pulang,” ungkap Anggo.

Anggo juga memuji warga masyarakat Kabupaten Blitar yang tertib administrasi dan sabar menunggu antrian di dispendukcapil. Hal ini tegas dia, menjadi pelecut semangat personel dispendukcapil untuk bekerja lebih rajin.

“Personel kita ada 34 orang, jumlah ini masih kurang karena kalau kita lihat tetangga kita untuk melayani masyarakat dengan jumlah 1200 orang per hari itu butuh personel 60 hingga 70 orang. Untuk menyiasati itu tak ada kata lain selain bekerja lebih rajin,” tandasnya.(*)