Petugas gabungan saat mencari korban diseret ombak pantai selatan Lumajang (istimewa)

Petugas gabungan saat mencari korban diseret ombak pantai selatan Lumajang (istimewa)



Keganasan ombak Samudra Hindia di wilayah Kabupaten Lumajang kembali memakan korban. Setelah kemarin 3 orang diyatakan meninggal akibat digulung ombak besar di Pantai wotgalih, Kecamatan Wotgalih, kini kejadian serupa terjadi di Pantai Bambang Pasirian Lumajang.

Selasa sekitar pukul 14.10 WIB, Selasa (04/03). Dua pemuda dikabarkan digulung ombak di pantai Bambang, di Desa Bago, Kecamatan Pasirian. Satu Orang diyatakan hilang, sedangkan satu korban diselamatkan pengunjung pantai tersebut.

Peristiwa ini terjadi saat ombak pantai Bambang tiba-tiba membesar dan langsung menggulung dua pemuda yang mandi ditepi pantai tersebut. Mereka tidak bisa menghindari keganasan ombak yang begitu dasyat.

Korban hilang atas nama Iksan (15) warga Kali Putih, Kecamatan Candipuro. Sedangkan Labid (15) satu desa dengan Iksan berhasil diselamatkan pengunjung.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Ir. Teguh Wijayono, MM mengatakan, korban bersama temannya mandi di Pantai Bambang sekitar pukul 11.00 WIB. Kemudian, selang satu jam, ombak pantai Bambang membesar hingga menggulung kedua pemuda itu.

"Kedua korban terseret ombak, Labid  lolos dari maut dengan bantuan pengunjung, sedangkan Iksan terseret ombak ke tengah lautan," ujar Teguh saat dikonfirmasi media ini.

Ia mengatakan, selang lima belas menit. Korban masih terlihat melambaikan tangannya untuk meminta pertolongan kepada para pengunjung.

"Sekitar jarak 400 meter, korban masih terlihat hingga kemudian menghilang," katanya. Teguh menduga korban tidak bisa berenang sehingga terus menjauh ke tengah lautan. 

Hingga saat ini tim SAR dan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD, TNI dan polisi melakukan penyisiran pinggir pantai sampai ke pantai watu Pecak di Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian.

Bahkan, petugas melakukan penyisiaran hingga pantai Watu Pecak di Desa Selok Awar-awar yang berjarak puluhan kilo meter.

"Tim masih dilapangan untuk mencari korban hingga saat ini belum diselamatkan," ungkap Teguh. 

Deretan Pantai di Lumajang memiliki deburan ombak begitu besar. Ketinggian ombak bisa sewaktu-waktu berubah. 

Sementara itu Kasubid Kedaruratan BPBD Lumajang Wawan Hadi Prasetiyo mengatakan, pihaknya sudah menempatkan tim penyelamat untuk mencari korban di Pantai Bambang, Pantai Watu Pecak, Pantai Wotgalih, dan Pantai Dampar. Mereka menyisir kawasan pantai selatan sepanjang lebih dari 25 km.


End of content

No more pages to load