Satkornas Banser Tulungagung, Alfa Isnaeni bersama Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung saat melakukan bersih-bersih Pantai Sidem, Minggu (5/3/2017) (Foto: istimewa)
Satkornas Banser Tulungagung, Alfa Isnaeni bersama Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung saat melakukan bersih-bersih Pantai Sidem, Minggu (5/3/2017) (Foto: istimewa)

Banser Tulungagung adakan bakti sosial di Pantai Sidem, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung.

Acara bakti sosial bersih Pantai Sidem ini dihadiri Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo, Wabup Maryoto Bhirowo, juga TNI/Polri.

Bakti sosial ini digelar setelah sebelumnya diadakan Apel Pengukuhan Anggota Banser Maritim (Bartim)  Satkorcab Tulungagung oleh Ketua Banser Pusat, Alfa Isnaeni.

Dalam acara ini diikuti tidak kurang dari 500 anggota Banser dari berbagai daerah yang tersebar di Tulungagung.    

Ketua Banser Pusat, Alfa Isnaeni juga menjelaskan mengenai luasnya wilayah lautan dan belum digarap dengan maksimal sehingga butuh partisipasi dari masyarakat.

“Bapak-bapak kita di Angkatan Laut ini butuh sahabat. Sehingga kita orang sipil ikut memberdayakan dan mengamankan wilayah masyarakat pesisir sekaligus memaksimalkan fungsi-fungsi kapasitas nelayan,” ungkap Alfa Isnaeni selaku Ketua Banser Pusat .

Alfa Isnaeni juga menjelaskan anggota Banser Maritim (Bartim) nantinya akan diberi kemampuan khusus tenang kemaritiman yang akan dibantu Marinir, Angkatan Laut dan pihak- pihak lain.

Selain itu, dalam waktu dekat, Banser Maritim Tulungagung akan membentuk kelompok-kelompok nelayan.

Kegiatan bersih Pantai Sidem ini juga memperoleh apresiasi dari Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo. “Saya selaku pimpinan daerah mengapresiasi langkah-langkah yang dilaksanakan Banser Tulungagung. Hal ini tentunya sangat membantu pemerintah dalam hal peduli lingkungan” tuturnya saat memberi sambutan pembukaan acara bersih Pantai Sidem.

Syahri Mulyo juga akan segera memerintahkan kepada kepala instansi terkait untuk segera membersihkan sampah yang berada di Pantai Sidem dengan menggunakan alat berat. Karena bila menggunakan alat manual pembersihan sampah yang ada di Pantai Sidem akan memakan waktu lama.

Selain itu, Syahri Mulyo juga akan mengupayakan solusi supaya sampah-sampah yang berasal dari aliran Sungai Niama ini tidak sampai masuk ke pantai. Salah satu cara yang akan ditempuh yaitu dengan cara memasang jaring-jaring pada aliran Sungai Niama.