Kades Pojok, Handoko, saat dibawa ke Polres Blitar untuk diperiksa mapad Selasa (7/3/2017) kemarin (Foto: Aunur Rofiq/ BlitarTIMES)
Kades Pojok, Handoko, saat dibawa ke Polres Blitar untuk diperiksa mapad Selasa (7/3/2017) kemarin (Foto: Aunur Rofiq/ BlitarTIMES)

Jumlah korban yang melapor ke Polres Blitar karena merasa menjadi korban pungutan liar (pungli) oleh Handoko Kepala Desa Pojok, Kecamatan Garum bertambah.

Bila saat penangkapan Handoko (49) ada dua korban, kini jumlah korban yang merasa menjadi korban pungli bertambah.

“Tim penyidik mendapatkan konfirmasi dari orang yang merasa menjadi korban pungli oknum Kades Pojok, mereka datang ke Polres Blitar untuk melapor,” jelas Kapolres Blitar, AKBP Slamet Waloya, Kamis (9/3/2017).

Ditegaskannya, bahwa saat ini pihaknya masih memeriksa saksi-saksi terkait kasus pungli ini. Selain itu, pihaknya masih mendalami adanya oknum lain yang terlibat dalam kasus pungutan liar oleh Kades Pojok.

“Kami dari kepolisian meminta kepada warga lain yang merasa menjadi korban untuk melapor ke Polres Blitar,” tukas pria asal Kediri ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Pojok, Kecamatan Garum, Handoko (48), ditangkap dalam operasi tagkap tangan (OTT), Senin (6/3/2017).

Kades yang merupakan warga Dusun Patuk RT 01 RW 02, Desa Pojok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar ini belum genap sebulan menjabat sebagai kades. Dia dilantik sebagai kades tepilih oleh Bupati Blitar Rijanto pada 16 Februari 2017 kemarin.

Tersangka telah melakukan pungli dalam membantu pelayanan masyarakat dalam pengurusan pemecahan sertifikat Hak Milik Tanah (SHM) dengan meminta biaya tambahan sebesar Rp 2.500.000 per SHM. Sehingga total biaya yang dikeluarkan warga untk mengurus SHM menjadi sebesar Rp 5 Juta.

Dari OTT tersebut tim saber pungli juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya uang tunai sebesar Rp 5 juta, sebuah buku SHM nomor 1168 atas nama Maksum, tiga lembar foto copy KTP atas nama kasanah, Sholikah dan Maksum, serta dua lembar foto copy KK atas nama Maksum dan Agus Harianto.(*)