Polisi menunjukkan empat orang pelaku dan barang bukti yang diamankan (Foto : Aunur Rofiq/ BlitarTIMES)
Polisi menunjukkan empat orang pelaku dan barang bukti yang diamankan (Foto : Aunur Rofiq/ BlitarTIMES)

Hanya karena ingin bersenang-senang, empat orang remaja asal Blitar, Jawa Timur, nekat mencuri handphone (HP). Akibatnya, mereka harus menghabiskan waktu cukup lama di balik jeruji besi. Tiga dari empat remaja tersebut masih berstatus pelajar.

Pelaku bernama David Suwandani (15), Robby (16), Suwandi (15), ketiganya berstatus pelajar dan Fitiranto (19) bekerja sebagai nelayan.

“Pelaku berhasil diamankan, Senin (6/2/2017) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari di tempat tinggal masing-masing,” kata Kapolres Blitar, AKBP Slamet Waloya dalam Pres Rilis yang digelar Senin (6/2/2017).

Dijelaskan, pelaku melakukan aksi pencurian di konter HP milik Sigit Prasetyo di Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar pada 28 Januari 2017. Peristiwa ini diketahui esok harinya manakala istri korban saat membuka konter mendapati puluhan HP tidak ada di etalase. Dari kejadian ini korban merugi sekitar Rp 30 Juta.

"Pelaku masuk ke dalam konter dengan cara mencongkel pintu belakang toko HP tersebut menggunakan alat berupa besi menyerupai linggis," terang pria asli Kediri ini.

Sementara itu, Suwandi salah satu pelaku mengaku jika ia nekat mencuri karena ingin bersenang-senang bersama teman-temannya. Uang hasil menjual barang-barang tersebut digunakan untuk makan-makan bersama teman-temannya. 

"Saya awalnya jalan-jalan ke pantai Serang, lalu saya dan teman-teman saya mempunyai niat untuk mencuri HP itu dalam perjalanan," jelasnya.

Akibat perbuatannya keempat pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.(*)