Kembangkan Potensi Wisata, Kabupaten Jombang Buka Peluang Pihak Ketiga | Jatim TIMES

Kembangkan Potensi Wisata, Kabupaten Jombang Buka Peluang Pihak Ketiga

Jan 04, 2017 21:09
Air Terjun Pengajaran Wonosalam, salah satu potensi wisata alam di Kabupaten Jombang. (Foto: Istimewa)
Air Terjun Pengajaran Wonosalam, salah satu potensi wisata alam di Kabupaten Jombang. (Foto: Istimewa)

Pemerintah Kabupaten Jombang Jawa Timur, berencana membuka hubungan dengan pihak ketiga dalam pemanfataan dan pengembangan potensi wisata yang dimiliki Kota Santri.

Rencana pengembangan potensi wisata di wilayah Kabupaten Jombang tersebut sebagaimana diungkapkan Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko. Menurutnya, potensi wisata alam dan wisata religi memiliki prospek baik untuk dikembangkan.

Di Kabupaten Jombang, potensi wisata religi terpapar seperti Kawasan Makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Museum Islam Nusantara KH Hasyim Asy’ari (MINHA) di Tebuireng dan Makam Sayyid Sulaiman di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung. 

Sedangkan, potensi wisata alam di Kabupaten Jombang diantaranya ada air terjun Pengajaran dan Goa Sigala-gala di Kecamatan Wonosalam. “Wonosalam terdapat beberapa potensi alam yang bisa dikembangkan," ujar Bupati Jombang.

Untuk pengembangan potensi wisata tersebut, Pemkab Jombang, ujar Nyono Suharli, membutuhkan sentuhan dari pihak ketiga.

"Kita sudah tawarkan kepada pihak ketiga supaya wonosalam bisa menjadi kota wisata,” kata Bupati Jombang, di TPA Banjardowo Jombang, Selasa (3/1).

“Untuk mengembangkan kawasan wisata seperti di wonosalam, kita membutuhkan pihak ketiga (investor). Kalau tidak begitu, tidak bisa wisata kita menarik perhatian wisatawan asing,” tambahnya. 

Dipaparkan, salah satu langkah yang dilakukan untuk mengembangkan potensi di Wonosalam adalah dengan memperbaiki fasilitas berupa infrastruktur jalan.

“Pelebaran jalan sudah kita lakukan meskipun masih belum maksimal karena tergantung kemampuan APBD,” sebut Nyono.

Dia menambahkan, potensi wisata religi makam Gus Dur dan MINHA di kota santri juga perlu dikembangkan. “Kami sudah tuntas menyediakan lahan untuk kawasan makam Gus Dur," papar Nyono Suha

"Selanjutnya, ada tanggungjawab Pemprov dan Pusat komitmennya seperti apa ke depan, kita masih menunggu untuk pengembangan kawasan wisata makam Gus Dur dan MINHA,” kata Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Timur ini.

Sementara itu, Yudi Wahyudin, Kasubid Program Cagar Budaya Dan Permusiumam Kemendikbud RI, Rabu (4/1/2016) mengungkapkan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menargetkan pembangunan Museum Islam Nusantara Hasyim Asy'ari (MINHA) rampung tahun 2017 ini. 

“Target kami, tahun ini kalau tidak ada dinamika lain-lain, sudah tuntas. Akhir tahun kita launching. Semoga tidak ada perubahan mendadak tahun ini,” ujarnya saat dihubungi via phone. 

Topik
Air Terjun Pengajaran Wonosalam

Berita Lainnya