Kapolres Jombang Agung Marlianto dan anggotanya saat menggelar press release (Foto: A Syamsul Arifin/ JombangTIMES)
Kapolres Jombang Agung Marlianto dan anggotanya saat menggelar press release (Foto: A Syamsul Arifin/ JombangTIMES)

Tiga pelaku pembacokan terhadap Kepala Unit Sabhara Polsek Mojoagung, Polres Jombang, Iptu Suwono berhasil ditangkap Polres setempat, Senin (2/01/2017). Tiga pelaku tersebut yaitu MAM (20), MAS (20), FH (28) yang kesemuanya adalah warga Kecamatan Diwek Jombang. 

Kejadian berawal saat korban usai menjalankan tugas pengamanan momen Tahun Baru di Mojoagung dan hendak pulang ke kediamannya, saat perjalanan sampai di Jalan Raya Dusun Janti Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto Jombang, Minggu (1/01/2017) dini hari lalu tiga pelaku tersebut tiba-tiba membacok tangan kanan korban dengan senjata tajam. 

Saat tertangkap, diketahui ketiga pelaku merupakan anak jalanan dalam keadaan mabuk dan hendak meluapkan emosinya kepada komunitas sepeda di kawasan Ringin Contong, namun emosi mereka tak tersampaikan hingga menyasar kepada korban.

"Pelaku sebelumnya memperingati Tahun Baru dengan cara mabuk-mabukan, mereka bertiga jalan ke jalan ke arah kota menggunakan sepeda Vixion, pada saat dia lewat di Ringin Contong, bertemu dengan komunitas kendaraan lainnya, lalu dia main gas-gasan kemudian emosi komunitas tersebut terpancing dan terjadilah perkelahian. Karena tersangka kalah, mereka balik mengambil senjata tajam, namun sesampai di TKP, komunitas itu sudah tidak ada," kata Kapolres Agung Marlianto, Selasa (3/01/2017). 

Pengakuan para pelaku kepada pihak kepolisian, mereka tak mengenali korban sebagai anggota polisi sebab masih dalam pengaruh minuman keras (Miras). "Pengakuan si tersangka ini tidak mengetahui kalau korban adalah anggota polisi," ujar Agung.

Agung menambahkan, tiga pelaku ini juga merupakan pelaku percobaan pembunuhan terhadap Lukman (18) di Ngoro Jombang sebelumnya, pasalnya salah satu tersangka MAM (20) cemburu kekasihnya MSM (16) disukai oleh Lukman. Namun Lukman selamat ditolong warga hingga kejadian itu dilaporkan ke Polsek Ngoro. 

Berdasarkan laporan yang masuk ke Polsek Ngoro percobaan pembunuhan ini pada 2 Desember 2016 lalu. 

"Jadi bermula pada tanggal 2 Desember kemarin, di Polsek Ngoro ada laporan mengenai percobaan pembunuhan, setelah perkembangan pengakuan, ketiga tersangka pembacokan ini adalah pelaku yang sama terhadap percobaan pembunuhan di Polsek Ngoro," tambah Agung.

Disamping itu juga, lanjut Agung sepeda motor Vixion bernopol S-2573-ZK yang digunakan saat membacok anggota polisi itu adalah hasil rampasan pada tanggal 17 Desember 2016 di wilayah Kecamatan Bareng. "Terhadap pelaku, kita kenakan pasal 351 ayat 3," pungkasnya. (*)