Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Gus Lukmanul Karim, memberikan tausyiah di Masjid Al Ghufron Kelurahan Polowijen. (foto imam syafii)
Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Gus Lukmanul Karim, memberikan tausyiah di Masjid Al Ghufron Kelurahan Polowijen. (foto imam syafii)

Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Gus Lukmanul Karim mengatakan jangan pernah putus asa untuk menunutut ilmu. Hal tersebut disampaikan Gus Lukman saat memberikan tausyiah dalam acara pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW Ke-1438 H di Masjid Al Ghufron Jalan Cakalang, Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Minggu (25/12/2016) malam.
 

Gus Lukman mengimbau kepada seluruh masyarakat Malang, terutama anak-anaknya, untuk tidak putus pendidikan. "Karena ilmu sangat penting dalam kehidupan si dunia maupun di akhirat," kata dia.
Mencari dan belajar ilmu itu sedikit demi sedikit dimulai dari perkara yang ringan. Begitulah seharusnya seorang penuntut ilmu. Hendaknya ia belajar dari yang ringan terlebih dahulu, baru kemudian meningkat secara bertahap.
 

"Insya Allah, bagi masyarakat yang memiliki anak tidak bisa membiayai sekolah, kami memberikan fasilitas sekolah gratis di Pondok Bahrul Maghfiro karena merekalah generasi dan menjadi seorang pemimpin bangsa," tegasnya.
 

Menurut Gus Lukman, syarat menjadi seorang pemimpin negara dan daerah yang telah disampaikan Allah kepada umatnya mencakup empat perkara. Pertama yaitu ahli ilmu para ulama karena beliau pewaris nabi. Kedua, mendekat kepada pemimpin yang mampu menyejahterakan masyarakat seperti pemimpin daerah dan negara. Lalu, ketiga, seseorang yang memiliki rasa belas kasihan kepada orang lain. Keempat mendoakan seorang pemimpin yang bijaksana.
 

"Jika keempat itu sudah dijalankan di Kota Malang, insya Allah akan menjamin kesejahteraan kita semua di dunia dan di akhirat," ujarnya.
 

Gus Lukman juga menyatakan, Allah telah menyampaikan, dalam ibadah, ada tiga golongan. Yaitu ibadah menggunakan anggota badan. Contohnya salat 100 rakaat. Kedua, ibadah menggunakan ibadah dengan modal dan ibadah dengan hati yang ikhlas.
 

"Dari 3 golongan ibadah ini, Allah akan memberikan kemudahan, kelancaran rezeki dan menjadikan makmur hidup kita semua," papar Gus Lukman. (*)