Wali Kota Malang H M. Anton saat menghadiri pengajian Maulid Nabi di Masjid Al Ghufron Kelurahan Polowijen. (foto imam syafii)
Wali Kota Malang H M. Anton saat menghadiri pengajian Maulid Nabi di Masjid Al Ghufron Kelurahan Polowijen. (foto imam syafii)

Wali Kota Malang H M. Anton menyatakan bahwa masyarakat dapat mengimplementasikan suri teladan Nabi Muhammad SAW dan lebih menghargai waktu.

Hal itu disampaikan Abah Anton saat menghadiri acara pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW Ke-1438 H di Masjid Al Ghufron, Jalan Cakalang, Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Minggu (25/12/2016) malam.

Menurut Anton, meneladani sifat dan suri teladan nabi harus dimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. "Contohnya menjaga hubungan baik dengan masyarakat lingkungan sekitar maupun masyarakat lainnya," kata Abah Anton.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad ini menjadi pemacu semangat dalam meningkatkan iman dan takwa. "Kita terus mencontoh dan meneladani kecintaan Nabi Muhammad. Menerapkan kepada orang lain. Bagaimana menjadi manusia yang baik, bqgaimana menanamkan kecintaan kepada nabi itu sendiri," ungkapnya.

Selain itu, Anton merasa bangga dengan inovasi yang dimunculkan masyarakat dalam memajukan Kota Malang. Sekarang sudah terbukti banyak kampung tematik yang dibuat masyarakat untuk mendatangkan wisatawan.

"Kami sangat bangga di Malang ada Kampung Warna-Warni, Kampung Batik, Kampung Lukis, dan Kampung 3G yang sudah bertaraf internasional," ucapnya.

Tak hanya itu. Anton berharap kepedulian lingkungan juga tetap dijaga. Seperti beberapa lalu, Malang terkena musibah banjir dan jalan amblas di beberapa titik jalan. "Ternyata penyebab air tersumbat karena ada benda yang menghalangi drainase air dan itu ulah manusia sendiri," tandasnya.

"Jadi faktor karena tingkah laku kita sendiri yang tidak menghargai waktu dengan benar," ujarnya.

Kegiatan maulid, lanjut Anton, merupakan media tali silaturahmi masyarakat yang saling mendukung untuk menjaga kondusivitas, ketentraman, dan kedamaian Kota Malang. "Kalau belum baik, kita ubah menjadi yang lebih baik lagi. Kami ingin masyarakat mendukung dalam kemajuan Kota Malang Bermartabat dan memunculkan kreativitas dan inovasi baru," ujarnya. (*)