Menpora Imam Nahrawi melepas keberangkatan peserta Festival Patrol Nusantara usai pengukuhan kepengurusan IKA UINSA Korda Jombang, Sabtu (24/12/2016). (Foto: Istimewa)
Menpora Imam Nahrawi melepas keberangkatan peserta Festival Patrol Nusantara usai pengukuhan kepengurusan IKA UINSA Korda Jombang, Sabtu (24/12/2016). (Foto: Istimewa)

Festival salah satu kesenian musik tradisional asal Indonesia digelar di Kabupaten Jombang. Kegiatan bertajuk Festival Patrol Nusantara tersebut diharapkan bisa menjadi salah satu event tahunan.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahwari di sela-seka Festival Patrol Nusantara Piala Kemenpora di Alun-Alun Jombang, Sabtu (24/12/2016) kemarin.

"Jadi, harapan kami, event ini harus menjadi kalender nasional. Maka harus dilakukan dengan pendekatan promotif," kata Imam.

Menurut mantan Sekjen DPP Partai Kebangkitan Bangsa ini, musik patrol memberi ruang tersendiri bagi pelestarian dan pengembangan musik tradisional di Indonesia.

"Ini kekayaan Indonesia yang perlu dilestarikan dan dibudayakan. Sekaligus menjadi solusi menghilangkan penat dari hiruk pikuk kegiatan sehari," ujarnya.

Pagelaran festival musik patrol menarik minat warga Jombang. Buktinya, warga memenuhi jantung kota Jombang. "Kalau bisa (festival patrol) menjadi kalender resmi nasional, sebagai pariwisata," ucapnya.

Festival Patrol Nusantara diikuti sejumlah grup dari beberapa kecamatan di Jombang. Grup patrol yang terlibat antara lain dari Kecamatan Bareng, Mojowarno, Ngoro, dan Jogoroto.

Festival tersebut diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya atau Ika UINSA Koordinator Daerah (Korda) Jombang bekerja sama dengan Pemkab Jombang. (*)