DPRD Nilai Pembongkaran Lapak oleh Dinas Pasar sebagai Tindakan Arogan | Jatim TIMES

DPRD Nilai Pembongkaran Lapak oleh Dinas Pasar sebagai Tindakan Arogan

Dec 20, 2016 13:49
Bambang Sumarto Ketua Komisi C DPRD Kota Malang (Foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)
Bambang Sumarto Ketua Komisi C DPRD Kota Malang (Foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)

Terkait pembongkaran lapak pedagang Pasar Blimbing yang telah dilakukan oleh petugas pengawasan dan penertiban (Wastib) dari Dinas Pasar, dinilai Bambang Sumarto Ketua Komisi C DPRD Kota Malang sebagai tindakan arogan.

"Tindakan Dinas Pasar tidak ada koordinasi dengan kami, karenanya kami juga merasa kaget," tandas Ketua Komisi C.

Karena DPRD diminta untuk memfasilitasi proses percepatan pembangunan Pasar Blimbing, maka Komisi C dan Komisi B ditugaskan agar memfasilitasi terkait hal ini.

"Sekarang malah tiba-tiba dibongkar, kan jelas tidak sesuai seperti kesepakatan, ini menimbulkan suasana tidak kondusif dalam prosesnya, jika ada rencana pembongkaran harusnya memberikan informasi dulu," tandasnya.

Hal itu lantaran pembongkaran hanya menyasar lapak yang sudah tidak terpakai. “Sudah terlalu kumuh juga, jadi kami bersihkan. Nanti kayu-kayu bekas bongkaran dibawa ke pasar penampungan sementara di bekas Stadion Blimbing,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pasar mengugkapkan, hanya memongkar lapak yang memang sudah tidak dipakai agar tidak kumuh, nantinya sisa kayunya juga bisa dimanfaatkan untuk membenahi pasar relokasi.

"Rencana pembongkaran lama oleh karenanya pasca adanya pembongkaran ini harapannya pedagang bisa segera relokasi ke tempat penampungan," jelasnya.

Topik
Pasar Blimbing Komisi C DPRD Kota Malang Dinas Pasar

Berita Lainnya