100 Lapak Tak Aktif di Pasar Blimbing Akhirnya Dibongkar  | Jatim TIMES

100 Lapak Tak Aktif di Pasar Blimbing Akhirnya Dibongkar

Dec 16, 2016 17:12
 Kepala Dinas Pasar Kota Malang, Wahyu Setianto. (foto imam syafii)
Kepala Dinas Pasar Kota Malang, Wahyu Setianto. (foto imam syafii)

Sekitar 100 lapak pedagang yang tak terpakai di Pasar Blimbing akhirnya dibongkar.

Pembongkaran lapak ini bertujuan untuk mempercantik kawasan pasar agar tidak kumuh dan menertibkan lapak yang tak aktif berjualan. Jumat, (16/12/2016)

Kepala Dinas Pasar Kota Malang, Wahyu Setianto menegaskan pembongkaran lapak pedagang pasar ini dilakukan Pemerintah Kota Malang dalam upaya menertibkan lapak yang tak aktif berjualan.

''Hari ini kita bongkar lapak pedagang yang sudah tidak aktif. Tujuannya Pasar Blimbing lebih tertata dan tidak terlihat kumuh,'' kata Wahyu.

Dia menjelaskan, pembongkaran ini sama sekali tidak merugikan para pedagang. Lantaran mereka sudah tidak menggunakan lapak tersebut.

''Mau tidak mau kita pasti membongkar lapak tersebut. Para pedagang juga sudah tak memakai lapak ini,'' tegasnya.

Lanjut dia, sisi pembongkaran lapak berada di bagian belakang, atau terletak di sebelah utara. Rata-rata merupakan bangunan kayu. Sedangkan lapak yang masih digunakan pedagang untuk berjualan tidak dibongkar.

Pihaknya menggerakkan sekitar 50 personil dan dua mobil angkut untuk membongkar lapak tersebut. Namun pembongkaran tidak bisa dilakukan secara keseluruhan. ''Pembongkaran akan dilakukan kembali besok, dan sifatnya bertahap,'' terangnya.

Dia menerangkan bahwa beberapa pedagang meninggalkan lapak dan berpindah ke area depan. Kepindahan mereka dirasa sangat strategis karena menempati posisi lapak di depan pasar.

''Kami berharap pembongkaran lapak yang tak teratat dan tidak ada penghuninya ini bisa mengurangi area kumuh di Pasar Blimbing. Pedagang bisa berpindah ke tempat penampungan,'' pungkasnya.

Topik
Pasar Blimbing Dinas Pasar Kota Malang Pemkot Malang

Berita Lainnya