Khoirin (19), Pelaku pencuri Handphone saat diamankan di Mapolsek Gempol. (Foto : M Khoiron/MalangTIMES)
Khoirin (19), Pelaku pencuri Handphone saat diamankan di Mapolsek Gempol. (Foto : M Khoiron/MalangTIMES)

Kepergok saat menjalankan aksi pencurian Handphone J5, Khoirin (19) pemuda asal Dusun Betro RT.02 RW. 02, Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan harus mendekam di dibalik jeruji besi.

Imron, pemilik handphone menerangkan pelaku menjalankan aksinya dengan cara memasuki rumah Korban melalui pintu depan yang tidak terkunci saat korban menjalankan Ibadah sholat.  

Melihat handphone yang sedang dicharge (cas) tergeletak di atas meja, pelaku langsung mengambilnya.

"Saat sholat, tersengar ada yang buka pintu. Maka saya melihat ke ruang tamu, saya kaget melihat ada yang masuk dan mengambil HP milik saya yang sedang dicas," ujaranya kepada PasuruanTIMES, Rabu, (26/10/2016).

Selanjutnya, pelaku lari meninggalkan rumah korban. Setelah melihat gelagat pelaku membawa HP. korban langsung berteriak maling-maling. Tetangga sekitar sontak ikut mengejar pelaku. Akhirnya pelaku dapat ditangkap dan dihakimi warga. 

Kasubbag Humas Polres Pasuruan AKP MD.Yususf, SH., MM mengatakan petugas yang turun ke TKP berhasil mengamankan pelaku dari amukkan warga dan mengamankan barang bukti berupa Handphone J5. 

"Untung petugas mampu mengamankan terlebih dahulu pelaku. Jadi pelaku masih bisa kami amankan beserta barang buktinya,"ujarnya.

Akibat perbuatannya, pelaku  dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 7 tahun penjara. (*)