Helma Evi Yenni, kasi pelayanan kesehatan Dinkes Kabupaten Malang
Helma Evi Yenni, kasi pelayanan kesehatan Dinkes Kabupaten Malang

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang menolak disebut tidak kooperatif atas kegiatan tera timbangan di posyandu dan puskesmas. Bantahan dinkes disampaikan Helma Evi Yenni, kasi pelayanan kesehatan, Jumat (30/09) di ruang kerjanya.

"Tidaklah, tidak seperti itu. Kami sangat peduli dengan hal-hal yang nantinya secara langsung atau tidak bisa menimbulkan permasalahan dalam kesehatan. Mungkin dari Metrologi Legal salah paham tentang hal tersebut," kata dia.  
 

Sebelumnya, pengamat tera Sindu Cahyono menyatakan masih banyak posyandu dan puskesmas di Kabupaten Malang yang belum melakukan tera timbangan.
Permasalahan tera timbangan di posyandu dan puskesmas, menurut Sindu, tidak bisa berjalan karena tidak ada respon dari dinkes. "Padahal saya tahu sendiri, ada timbangan bayi dan anak-anak di posyandu yang buatan tahun 1990 sampai sekarang belum tera. Wajibnya tera timbangan 1 tahun sekali," ujar Sindu, (29/09).
 

Alasan lain yang diungkapkan Sindu, dari tingkat desa, baik melalui bidan desa dan kader kesehatan desa, untuk kegiatan tera timbangan, tidak ada instruksi dari puskesmas dan seterusnya yang bermuara pada dinkes.
 

Helma menambahkan, dinkes memiliki kegiatan kalibrasi terhadap alat-alat kesehatan yang ada di posyandu maupun di puskesmas. "Ada kalibrasi alat kesehatan (alkes) yang rutin dilakukan dinas. Untuk lebih lengkapnya tentang hal tersebut, bisa konfirmasi ke bagian alkes. Pak Agus sebagai kasi-nya," ungkap dia.
 

Kasi Alkes Agus tidak bisa dikonfirmasi. Menurut stafnya, Agus sedang ada dinas luar. "Lagi dinas luar. Tidak di kantor. Kapan-kapan bisa ke sini lagi," kata staf perempuan di bagian alkes.
 

Dari pantauan di beberapa posyandu dan puskesmas di seputaran Kepanjen sampai wilayah selatan, yang disampaikan oleh Sindu Cahyono memang benar. Rata-rata jawaban dari bidan desa yang tidak mau ditulis namanya, untuk tera timbangan, memang tidak ada perintah dari atas.