Tahun 2015, Alih Fungsi Lahan Merajalela di Berbagai Kecamatan | Jatim TIMES
Diincar Pengembang, Lahan Sawah Kritis

Tahun 2015, Alih Fungsi Lahan Merajalela di Berbagai Kecamatan

Sep 27, 2016 15:52
Data luas lahan sawah dan laporan penggunaan lahan dari Distanbun Kabupaten Malang dan BPS (Foto : Nana/MalangTIMES)
Data luas lahan sawah dan laporan penggunaan lahan dari Distanbun Kabupaten Malang dan BPS (Foto : Nana/MalangTIMES)

Maraknya alih fungsi lahan pertanian di Kabupaten Malang terlihat dari banyaknya kawasan perumahan maupun industri yang terus bermunculan di berbagai kecamatan. 

Hal ini juga terlihat dari adanya penahanan pemberian izin alih fungsi lahan terhadap 50 pemohon yang mayoritas adalah pengusaha oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (distanbun) Kab. Malang, Tomie Herawanto di penghujung tahun 2015.

Andai izin  terhadap 50 pemohon itu disetujui tentu alih fungsi lahan pertanian akan semakin merajalela dan kian meluas di berbagai kecamatan di Kabupaten Malang.

Slamet Budi Samsul, Kasi Padi Distanbun juga menyatakan setiap tahun selalu ada penyusutan luas lahan sawah dengan kisaran 10 -15 Ha bahkan lebih.

Data tahun 2010-2013, ada lima kecamatan yang mengalami alih fungsi lahan pertanian secara cepat, yaitu Kecamatan Kepanjen, Singosari, Lawang, Pakis, dan Karangploso.

Di tahun 2015, walaupun belum ada data valid tentang penyusutan lahan pertanian, tetapi dengan pembandingkan data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistika (BPS) dan Kementerian Pertanian dengan luas lahan sawah yang dilindungi, akan tampak adanya penyusutan. 

BPS dan Kementerian Pertanian melansir luas lahan sawah tahun 2015 seluas 36.824 Ha sedangkan luas lahan sawah yang dilindungi sebesar 45.888 Ha. Artinya ada penyusutan sebesar 9.064 Ha.

Data tersebut dikuatkan dengan data dari Distanbun mengenai luas lahan sawah di 33 kecamatan dengan indikasi alih fungsi sebanyak 19 kecamatan yang ditandai warna merah.

19 Kecamatan tersebut, termasuk 5 Kecamatan yang sudah terlebih dahulu lahan sawahnya berubah fungsi. 19 Kecamatan ini adalah Kecamatan Dampit, Wajak, Turen, Bululawang, Gondanglegi, Kepanjen, Sumberpucung, Kromengan, Wagir, Pakisaji, Tumpang, Pakis, Lawang, Singosari, Karangploso, dau, Pujon, Ngantang dan Kesambon.

"19 kecamatan dengan tulisan merah tersebut dari laporan petugas lapangan dan dinas pengairan telah terjadi alih fungsi lahan,"kata Devi, Bagian Data Distanbun.

Walaupun di data Distanbun antara tahun 2014 sampai 2015 luas lahan sawah masih sama, tetapi di lapangan telah terjadi perubahan.

Misalnya yang terjadi di Kecamatan Karangploso. Dari tahun 2010 hingga tahun 2013, luas sawah irigasi berkurang 60,7 Ha dan luas tanah ladang berkurang 0,93 Ha. Lahan pertanian dialihfungsikan menjadi lahan terbangun, seperti kawasan perumahan, perdagangan dan jasa serta industri.

Topik
Data luas lahan sawah penggunaan lahan Alih Fungsi Lahan Kabupaten Malang

Berita Lainnya