Henry Pradipta Anwar, ketua Komisi I DPRD Kota Blitar. (Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Henry Pradipta Anwar, ketua Komisi I DPRD Kota Blitar. (Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)



Rencana Sabtu dan Minggu menjadi hari libur sekolah tampaknya bukan masalah jika diterapkan di Kota Blitar. DPRD Kota Blitar memberikan tanggapan positif atas wacana yang dilontarkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy tersebut.

Ketua Komisi I DPRD Kota Blitar Henry Pradipta Anwar menyatakan, Kota Blitar sangat siap menerapkan libur sekolah Sabtu dan Minggu. Pasalnya, Kota Blitar sudah berpengalaman mencoba lima hari aktif sekolah. Beberapa tahun lalu, Kota Blitar sudah pernah  menjajal dua hari libur: Sabtu dan Minggu.

Menurut Henry, dua tahun yang lalu, Kota Blitar menguji coba libur dua hari di SMAN 3. Sabtu dan Minggu libur. Sedangkan Senin sampai Jumat pelajaran penuh dengan tidak hanya berupa kegiatan akademik, tapi juga penddikan karakter seperti ekstrakurikuler mengaji.

Penerapan libur Sabtu dan Minggu di SMAN 3 Kota Blitar berjalan cukup lama. Namun, akhirnya dikembalikan lagi oleh pemkot agar sama seperti dengan sekolah lain. “Kalau nanti Mendikbud ada aturan untuk umum, Kota Blitar sudah sangat siap,” ujar Henry.

Dia menilai penerapan libur Sabtu dan Minggu menjadi daya tarik tersendiri. Hal tersebut bisa memicu semangat siswa dalam belajar dan mengasah lebih dalam kemampuan dan hobi dalam bidang ekstrakurikuler.

”Pernah saya tanya salah satu siswa, kenapa kok memilih sekolah di SMAN 3. Katanya liburnya enak dua hari. Dalam kegiatan ekstrakurikuler, mereka juga lebih berprestasi,” ungkap Henry. (*)


End of content

No more pages to load