Serka Widya Ayu Retno Wulan, Personel Kodim 0808 Blitar. (Foto: Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Serka Widya Ayu Retno Wulan, Personel Kodim 0808 Blitar. (Foto: Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Setiap warga negara Indonesia baik pria maupun wanita memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam membela negara. Atas dasar itulah wanita kelahiran 30 tahun lalu ini ingin mengabdikan dirinya kepada bangsa dan negara melalui TNI.

Serka Widya Ayu Retno Wulan mengaku dengan menjadi prajurit Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) merupakan salah satu wujud pengabdian kepada bangsa dan negara Republik Indonesia.

Widya adalah satu-satunya prajurit wanita di Kodim 0808 Blitar. Berbagai macam tugas sudah dilakoninya, tahun 2005 dia dilantik di Kodam IV Diponegoro Jawa Tengah. Diapun sempat bertugas sebagai staf pribadi Pangdam V di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Agus Suwitno.

Dia mengaku sangat bangga menjadi anggota TNI, tugas paling berkesan sepanjang hidupnya adalah menjadi pendamping Presiden Susilo Bambang Yudoyono di peringatan HUT TNI Tahun 2014.

”Waktu itu saya mendampingi presiden menyerahkan penghargaan di Pangkalan Ujung Timur Armatim, Surabaya. Menjadi pendamping presiden bukan perkara yang mudah karena saya harus bersaing melalui seleksi yang snagat ketat,” kata Widya dalam bincang-bincang bersama BLITARTIMES, Sabtu (27/8/2016).

Beragam tugas dinas sudah dilakoni, kini Widya memiliki tugas sebagai petugas administrasi di Kodim 0808 Blitar. Meski begitu, dia tetap bertugas ke luar daerah apabila diperlukan. Setiap ada panggilan tugas luar, dia harus siap berangkat sebagai anggota TNI yang berjuang demi bangsa dan negara.

Dalam pelaksanaan tugas ke luar kota tentu saja, ibu satu anak ini mengalami suka dan duka saat di medan tugas.

“Harus terpisah dengan keluarga tercinta sudah pasti merupakan hal terberat, tetapi dengan kekuatan dari sang maha pencipta saya bisa mengatasi itu semua dengan melakukan komunikasi melalui telepon di saat pekerjaan selesai atau di sela-sela waktu luang saya, paling tidak bisa mengobati kerinduan pada keluarga terutama kepada anak saya yang berusia tujuh tahun,” kisah Serka Widya.

Widya menambahkan, memiliki peran ganda sebagai anggota TNI dan ibu rumah tangga justru membuatnya bangga. Dia pun beryukur suami dan keluarga terus memberikan dukungan bagi kesuksesan kariernya sebagai anggota TNI.

“Saya bangga, bisa mengabdikan diri kepada keluarga dan negara,” tutupnya. (*)