Bagian Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Karangploso, Malang, Ahmad Luthfi menunjukkan data potensi angin kencang (Foto : Imam Syafi'i/MalangTIMES)
Bagian Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Karangploso, Malang, Ahmad Luthfi menunjukkan data potensi angin kencang (Foto : Imam Syafi'i/MalangTIMES)

Masyarakat Malang Raya diimbau lebih berhati-hati dan waspada. Pasalnya, dalam dua hari ke depan kawasan Malang akan dilanda angin kencang.

Demikian disampaikan Bagian Prakirawan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Karangploso, Malang, Ahmad Luthfi.

''Dua hari ini masyarakat harus waspada, kawasan Malang Raya akan terjadi angin kencang.
Menurut dia, bila terjadi angin kencang kemungkinan ada kejadian alam seperti kerusakan rumah, pohon tumbang'' tegasnya.

Ia menerangkan berdasarkan data, sekarang ini angin kencang bertiup dari Timur Laut ke arah timur.
Sementara yang memasuki musim kemarau, untuk wilayah di Jawa Timur hanya beberapa daerah saja.

''Hampir 80 persen daerah di Jatim masuk musim kemarau. Sisanya masih memasuki musim hujan termasuk Malang dan Kabupaten Malang yang berbatasan dengan Lumajang,'' ujarnya.

Ditambahkan, berdasarkan pantauan BMKG angin kencang memiliki kecepatan 15 hingga 20 knot atau berkisar antara 27 sampai 36 km/jam.

''Memang angin kencang ini belum masuk konversi angin kencang ekstrim,'' terangnya.

Dijelaskan, angin kencang yg bersifat ekstrim memiliki kecepatan 45 km/jam. ''Karena itu masyarakat harus waspada,'' tegasnya. 

Kondisi ini tidak hanya terjadi di wilayah Malang, sebagian wilayah di Jawa Timur juga akan mengalami yang sama.