Personel BPBD Kabupaten Probolinggo saat melaksanakan tugas (foto: Syamsul Akbar/Kominfo)

Personel BPBD Kabupaten Probolinggo saat melaksanakan tugas (foto: Syamsul Akbar/Kominfo)


Editor


Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo dipastikan akan mendapatkan bantuan peralatan Pusat Pengendalian Operasi-Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tahun ini.

Jika dirupiahkan, nilainya mencapai Rp 1,5 miliar. Alat itu antara lain berupa LCD dan TV yang terkoneksi dengan jaringan internet, sehingga bisa dipakai untuk teleconference.

Dengan adanya bantuan itu, BPBD Kabupaten Probolinggo bakal melakukan renovasi ruangan, mebeler, multimedia, dan pengembangan teknologi informasi alias IT.

“Kami hanya diminta menyediakan tenaga operatornya,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi, Kamis (9/6/2016).

Lewat Perubahan APBD 2016, BPBD akan mengusulkan rekrutmen tenaga teknis bidang IT, multimedia, dan geospasial.

“Semua itu diperlukan untuk mengoperasikan bantuan peralatan Pusdalops-PB yang akan diberikan BNPB,” ujarnya.

Dengan perangkat tersebut, para petugas nanti bisa mendapat informasi lebih dini terkait bencana di Kabupaten Probolinggo. “Jika masyarakat bertanya, nantinya bisa langsung direspon oleh pemerintah,” terangnya.

Ke depan, begitu mendapatkan informasi, Pusdalops-PB juga bisa langsung melakukan eksekusi atau tindakan sehingga tidak ada kesan saling menunggu. 

“Untuk mewujudkan hal tersebut harus ada komitmen dari semua SKPD. Hal ini tentunya perlu diatur dalam bentuk regulasi Perbup (Peraturan Bupati, Red),” tambahnya. (*)


End of content

No more pages to load