Sejumlah petugas gabungan Satpolair Jember dan Tim Sar Lokal Puger saat menyisir sepanjang Pantai Pancer. (Foto: Mahrus/Jember TIMES)

Sejumlah petugas gabungan Satpolair Jember dan Tim Sar Lokal Puger saat menyisir sepanjang Pantai Pancer. (Foto: Mahrus/Jember TIMES)


Editor


Upaya pencarian terhadap Abdurrahman (15), santri asal Dusun Bendorejo, Desa Gunungsari, Kecamatan Umbulsari, Jember, terus dilakukan oleh petugas gabungan dari Polair Jember dan Tim Sar Lokal Kecamatan Puger. 

Namun petugas masih terkendala tingginya gelombang di laut selatan Jember, sehingga pencarian dilakukan dengan menyisir perairan di sepanjang Pantai Pancer.

BACA JUGA: Asyik Selfie di Pantai Santri Hilang Terseret Ombak​

"Jika sampai hari ini belum ketemu, rencanya kami akan melakukan pencarian selama tujuh hari kedepan," kata Kepala Unit Patroli Satpolair Jember, Ajun Inspektur Satu Endro Wiyono, saat ditemui di Pos Pantau Tim Sar Puger, Kamis (3/6/2016) siang. 

Menurutnya, untuk sementara pencarian akan dilakukan di sepanjang pesisir pantai, karena ombak laut selatan Jember tersebut cukup besar. Pencarian ke laut baru akan dilakukan setelah gelombang ombak mereda.

"Sesuai data yang kami terima, tinggi ombak sejak dua hari kemarin mencapai 3 hingga 4 meter. Dan diperkirakan akan berlangsung selama 3 hari ke depan," jelas Endro. 

Selanjutnya, Endro mengimbau, agar para wisatawan tak mandi di sepanjang Pantai Pancer, maupun bermain di are break water. Karena ombak yang tinggi sewaktu-waktu dapat membahayakan keselamatan wisatawan.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak lima orang santri yang sedang asyik berfoto di area brek water sempat tersapu ombak yang datang tiba-tiba. Empat orang berhasil menyelamatkan diri, sedangkan satu orang santri dinyatakan hilang,

Sementara itu, paman korban, Munakib, mengaku ikhlas dengan petaka tersebut. Meski begitu, keluarga tetap berharap jasad kemenakannya dapat ditemukan oleh petugas dan dikebumikan oleh keluarga. 

"Kami berharap jasad kemenakan kami bisa ditemukan segera. Sehingga bisa dimakamkan oleh keluarga," harapnya. (*)


End of content

No more pages to load