Bupati Lamongan Fadeli dan Wabup Kartika Hidayati beserta jajarannya melepas balon ke udara dalam launching gerakan 1821. (Foto : Ardiyanto/lamonganTIMES)
Bupati Lamongan Fadeli dan Wabup Kartika Hidayati beserta jajarannya melepas balon ke udara dalam launching gerakan 1821. (Foto : Ardiyanto/lamonganTIMES)

Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Lamongan menggelar gebyar PAUD dan mendeklarasikan Gerakan 1821 di depan Pendapa Lokatantra, kawasan Alun-alun Lamongan, Senin (30/5/2016).

Bupati Fadeli menyatakan, gerakan 1821, merupakan trigger untuk membendung pengaruh negatif media digital, seperti televisi dan handphone.

Aksi nyatanya dengan mematikan televisi dan handphone pada pukul 18.00 sampai dengan 21.00 untuk memberikan perhatian ke anak.

"Kita berikan contoh untuk memberikan perhatian kepada anak-anak kita, di sinauni (di dampingi dalam belajar, red). Anak-anak sering lupa waktu kalau sudah main game," urainya. 

Lebih lanjut, Fadeli menilai, pendidikan anak usia 0-6 tahun adalah pondasi terpenting dalam memberikan pembelajaran ke anak.

Jika pembelajaran pondasinya baik maka pendidikan tingkat atasnya akan menjadi baik, begitu pula sebaliknya.

"Gerakan ini bisa sukses kuncinya ada pada bapak ibu di rumah. Anak-anak PAUD pondasinya belajar mengajar, kalau pondasinya sudah kuat Indonesia tidak akan ketinggalan di dunia pendidikan," urai dia. 

Tak hanya itu, dalam memberikan perhatian ke pendidikan anak usia dini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan juga akan mendirikan rumah PAUD model di setiap kecamatan. 

"TK Dharma Wanita mengembangkan rumah Paud model, kita jadikan percontohan, ke depan akan ada rumah paud model di masing-masing kecamatan," ucapnya.

Fadeli menambahkan, dengan terbangunnya rumah PAUD Model di setiap kecamatan maka, pendidikan di Lamongan akan mampu bersaing. "Pendidikan di Lamongan tidak akan kalah dengan kabupaten kota lainnya," sebut dia.

Fadeli berpesan, supaya orang tua mengajarkan dan melatih anak berbuat baik sejak usia dini. "Anak terus rajin belajar, rajin beribadah dan olahraga, latihan berbuat baik harus di mulai sejak kecil," pungkasnya. (*)