ilustrasi, pencurian sapi (Foto: riaumandiri)

ilustrasi, pencurian sapi (Foto: riaumandiri)


Pewarta

Busri Toha

Editor


Kasus penganiayaan terhadap Mohammad Rosidi (32), dan Rida’ie (45), warga Dusun Nongbunder, Desa Sentol Dejeh, Kecamatan Pragaan yang dibondet oleh maling sapi, mendapatkan perhatian dari aparat Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur.

BACA JUGA: Ngejar Maling Sapi, Warga Sumenep Kena Bondet

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Hasanuddin, tidak membantah dengan peristiwa penganiayaan yang dilakukan maling sapi terhadap warga atau pengejar maling sapi itu. Bahkan, pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap maling sapi yang menganiaya itu.

”Kami saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap tersangka. Penyeledikan terhadap kasus penganiyaan itu tetap kami kejar. Kami kejar tersangkanya,” tegas Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Hasanuddin, Sabtu (30/4/2016).

Menurutnya, pengejaran terhadap pelaku penganiayaan memang bukan perkara mudah. Tetapi, untuk mempermudah, Polres Sumenep telah membentuk dan menurunkan tim untuk menangkap pelaku.  

”Kami telah menurunkan tim pengejar penganiyaan itu. Jika ada informasi, kami berharap masyarakat menyampaikan kepada petugas kepolisian,” tandas Hasanuddin.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mohammad Rosidi, dan Rida’ie warga Dusun Nongbunder, Desa Sentol Dejeh, Kecamatan Pragaan, mengalami luka cukup serius dibagian lengan setelah terkena potas atau sejenis bondet.

Mereka dikena potas setelah mengejar dan berkelahi dengan maling sapi sekitar pukul 01.30 di di Desa Pakamban Dajah, Kecamatan Pragaan. Di tengah-tengah perkelahian itu, tanpa diduga si maling sapi langsung melempar bondet dan mengena tangan Mohammad Rosidi. (*)


End of content

No more pages to load