Pelaku begal saat dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Pesanggaran (Foto: Syamsul Arifin/ BanyuwangiTIMES)
Pelaku begal saat dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Pesanggaran (Foto: Syamsul Arifin/ BanyuwangiTIMES)

Dua pelaku pembegalan di Banyuwangi, Budi Hariyono dan Diki Cahyono, terbilang masih sangat beruntung. Kedua warga Dusun Tegalrejo, Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalsari, ini nyawanya berhasil diselamatkan anggota Polsek Siliragung, setelah tertangkap dan menjadi bulan-bulanan warga.

Kapolsek Siliragung, AKP Bakin mengatakan, aksi pembegalan bermula saat korban, Guntur Abadi, warga Dusun Krajan, Desa Siliragung, Kecamatan Siliragung, hendak nongkrong di Poskamling setempat.

Ditengah perjalanan, Guntur yang mengendarai sepeda motor nopol DK 3490 NK, melihat kedua pelaku dengan gerak-gerik mencurigakan. Guntur pun berinisiatif untuk bertanya.

“Bukannya menjawab pertanyaan, kedua pelaku malah menghajar dan merampas sepeda motor korban. Dia pun langsung teriak maling,” kata Kapolsek, Kamis (28/4/2016).

Mendengar teriakan minta tolong, seperti dikomando warga langsung melakukan pengejaran. Kalah jumlah, tak berselang lama kedua pelaku berhasil ditangkap. Tanpa banyak tanya, massa yang marah menghadiahi dua begal tersebut dengan bogem mentah.

Untung Polisi sigap, segera mendatangi lokasi kejadian dan bersama-sama warga mengamankan pelaku ke Mapolsek untuk diproses secara hukum.

“Pelaku Budi Hariyono yang mengalami luka segera dilarikan ke Puskesmas Pesanggaran dan Diki Cahyono, hanya luka ringan,” ungkap AKP Bakin.

Dari pemeriksaan, terkuak kedua pelaku dalam pengaruh minuman keras (miras). Mereka mengaku baru minum miras di sekitar pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

“Saat ini aparat memang tengah siaga begal motor. Sosialisasi mengenai pengamanan kamtibmas dan penambahan jam patroli gencar dilakukan di seluruh Banyuwangi,” pungkas Kapolsek Siliragung. (*)