Meri Melitatiwi saat diamankan di Mapolres Pasuruan, Sabtu (27/2/2016) (Foto: Andi Hartik/PasuruanTIMES)

Meri Melitatiwi saat diamankan di Mapolres Pasuruan, Sabtu (27/2/2016) (Foto: Andi Hartik/PasuruanTIMES)


Editor


Meri Melitatiwi (28) warga Desa Kelimucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan harus merasakan pengapnya udara sel tahanan. Wanita yang tidak jelas pekerjaannya itu terbukti ikut terlibat dalam aksi pencurian sapi milik Wakit, warga Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan pada 12 Desember tahun lalu.

Pelaku yang melakukan aksi pencurian bersama suaminya itu ditangkap pada Kamis (25/2/2016) di rumahnya sekitar pukul 14.00 WIB.

Kasubbag Humas Polres Pasuruan, AKP Yusuf mengatakan penangkapan terhadap pelaku perempuan itu bermula dari keterangan pelaku lainnya yang sudah tertangkap terlebih dahulu.

"Berdasarkan keterangan pelaku yang ditangkap sebelumnya, pencurian tersebut dilakukan bersama dengan orang pelaku lainnya yaitu bernama Meri Melitatiwi dan seorang lagi  berinisial T yang saat ini masih DPO," ungkapnya Sabtu (27/2/2016)

Sementara itu, pelaku yang sudah berhasil ditangkap sebelumnya adalah M Abu Tolep bin Juma'i  (27) Desa Karangploso, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan; Junaki alias Ukik bin Yasin (34) warga Lingkunagn Jeruk Kelurahan Leduk, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan; dan Riyanto bin Samulan (43) warga Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Dikatakan Yusuf, kelima pelaku dalam menjalankan aksinya itu menggunakan mobil pikap sebagai sarana untuk membawa kabur sapi yang dicurinya. Sapi itu kemudian dijual dan hasilnya dibagi. 

"Saat ini pelaku Meri Melitatiwi telah ditahan di Mapolres Pasuruan untuk proses penyidikannya  lebih lanjut. Pelaku diancam dengan pasal 363 KUHP, ancaman hukman 7 tahun penjara," jelasnya. (*)


End of content

No more pages to load