Tersangka saat memperagakan adegan ke 12, saat melakukan pembacok kepada korban Aljannati. (Foto: Mahrus/ JemberTIMES)

Tersangka saat memperagakan adegan ke 12, saat melakukan pembacok kepada korban Aljannati. (Foto: Mahrus/ JemberTIMES)


Editor


Tersangka pembunuhan pasangan suami istri di Dusun Krajan, Desa Kraton, Kecamatan Kencong, M Mashuril alias Dimas, memeragakan 22 adegan dalam pelaksanaan reka ulang yang digelar Polres Jember.

Saat reka ulang, tersangka terlihat tenang saat memeragakan adegan demi adegan. Dia mengawali aksinya mulai dari memantau suasana rumah korban, di sisi kanan rumah yang berhalaman luas itu. 

Kemudian, tersangka memanjat pipa yang sedianya digunakan tiang penyangga net badminton. Pipa itu terpasang sekian senti dari tembok yang menghubungkan dapur rumah korban. 

Wajah tersangka terlihat dingin, raut penyesalan tak nampak dari mukanya. Bahkan, saat adegan pembacokan terhadap korban Aljannati, tersangka nampak cukup tenang. Dia membacok leher bagian atas, hingga membuat korban tersungkur. 

Selanjutnya, suami korban H Moh Imam Subiantoro, keluar dari rumah utama, dia melakukan perlawanan. Tersangka sempat mundur beberapa langkah, sebelum dirinya membabatkan golok ke tubuh korban. 

Dalam reka ulang itu, kedua korban diperankan oleh dua orang pengganti. Keduanya, melakukan seperti apa yang diintruksikan oleh petugas. 

Paska membacok para korbannya, tersangka berusaha keluar dari rumah utama. Ada dua pintu di ruang utama, pintu depan dan samping kanan. 

Tersangka mencoba kabur dari pintu samping kanan, saat keluar itulah, dua orang saksi yang masih tetangga korban memergoki tersangka, yang masih menghunus golok. Keduanya adalah Sukirman dan Suwarno. 

Menurut Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jember, Ajun Komisaris Polisi Agus I Supriyanto, rekontruksi pembunuhan ini sesuai dengan pengakuan tersangka dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

"Semua sesuai dengan pengakuan tersangka dalam BAP. Rekontruksi ini untuk melengkapi BAP," terang Agus, seusai memimpin jalannya reka adegan tersebut. (*)


End of content

No more pages to load