Ilustrasi stop narkoba (Foto: liputan6)
Ilustrasi stop narkoba (Foto: liputan6)

Peredaran narkoba sungguh mengkuatirkan, tak terkecuali di wilayah Kabupaten Malang. Terbukti, di Kecamatan Kepanjen sebagai ibukota Kabupaten Malang, diketahui menjadi salah satu 'objek' penyalahgunaan dan peredaran gelap barang haram tersebut.

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang mendeteksi beberapa daerah yang terkategori rawan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba. Termasuk wilayah Kepanjen yang merupakan perkotaan.

Camat Kepanjen, Suwadji membenarkan informasi yang disampaikan BNN tersebut. Dia mengungkapkan bahwa di wilayahnya terdapat satu kelurahan dan dua desa yang termasuk dalam kategori rawan penyalahgunaan dan peredaran narkoba. 

"Ada satu kelurahan dan dua desa yang masuk zona merah narkoba," ujar Suwadji, Selasa (16/2/2016) di Kepanjen.

Namun, atas kondisi demikian, Suwadji mengatakan telah menggandeng para tokoh masyarakat dan tokoh agama sebagai langkah pencegahan. 

Langkah pencegahan yang dilakukannya, sejalan dengan upaya BNN, adalah dengan membentuk relawan anti narkoba.

Disamping itu, dengan terdeteksinya beberapa titik tersebut, perlu dilakukan pengawasan secara intensif. (*)