BERSAING: Dua kelompok penari breakdance saling adu teknik di depan para juri, Minggu (14/2/2016). (Foto : Nurliana Ulfa/batutimes)
BERSAING: Dua kelompok penari breakdance saling adu teknik di depan para juri, Minggu (14/2/2016). (Foto : Nurliana Ulfa/batutimes)

Tidak hanya para dancer kontemporer yang berlaga di momen Valentine. Lomba break dance pun digelar di Jawa Timur Park 1, Minggu (14/2/2016). Lomba bertajuk 3 on 3 B Boy Battle itu menampilkan berapa ronde ’pertarungan’ dua kelompok break dancer untuk menjadi yang terbaik.

Setiap kelompok terdiri dari tiga orang. Mereka memamerkan gerakan terbaiknya kepada penonton. Di dalam ruangan gelap yang dihiasi lampu sorot warna-warni, suasana persaingan antara dua tim menjadi semakin seru.

Satu persatu anggota tim maju ke tengah panggung menarikan gerakan break dance. Lalu disusul dengan seseorang lainnya dari kubu lawan. Begitu terus sampai waktu yang diberikan habis.

Tentu saja waktu pentas tersebut tidak disia-siakan oleh 15 tim yang menjadi kontestan 3 on 3 B Boy Battle ini.

Diiringi musik hip hop yang menghentak dari DJ Willy, para break dancer tersebut menampilkan gerakan yang luwes dan sesekali melantai sambil berputar dengan hanya ditopang tangan atau anggota tubuh lainnya.

Penonton pun menyambut dengan tepuk tangan riuh, terhanyut oleh hentakan musik DJ dan aksi memukau para dancer yang melantai.

Majid Ridwan, Entertain External Jawa Timur Park 1 megatakan, lomba 3 on 3 B Boy Battle ini merupakan hal baru yang diadakan selama RVD.

”Tahun-tahun sebelumnya tidak ada, jadi tahun ini baru yang pertama. Kita ingin hal yang baru dan berbeda. Tentunya menambah seru pertunjukan RVD ini,” jelas pria yang akrab disapa Zied ini.

Menurutnya, 3 on  B Boy Battle ini juga memberikan wadah bagi para break dancer yang berbakat untuk menunjukkan kemampuannya.

Para kontestan ini dikenakan biaya Rp 100 ribu tiap tim untuk pendaftaran. Dan masing-masing akan dipilih para juri untuk merebut tiga posisi juara. (*)