Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Adisoetjipto Yogyakarta, Marsekal Pertama Imran Baidirus.(Foto: news viva)
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Adisoetjipto Yogyakarta, Marsekal Pertama Imran Baidirus.(Foto: news viva)

Setelah diketahui Mayor Pnb Ivy Safatillah, pilot pesawat Super Tucano TT-3108 milik TNI AU yang jatuh di Malang, meninggal dunia, pihak Lanud Adi Sutjipto, Yogyakarta, langsung mempersiapkan semua prosesi pemakaman, yang akan berlangsung Kamis (11/2/2016), sekira pukul 10.00 WIB, di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara, Yogyakarta.

Menurut Danlanud Adi Sutjipto Yogyakarta, Marsekal Pertama Imran Baidirus, Rabu (10/2/2016), jenazah Pilot Ivy akan dimakamkan di TMP Kusumanegara, Yogyakarta. 

Upacara pemakaman akan dilaksanakan pada Kamis (11/2/2016) sekitar pukul 10.00 WIB. 

"Kami sudah siapkan segala sesuatunya untuk proses pemakaman," terang Marsekal Pertama Imran Baidirus.

Imran Baidirus menyampaikan, bahwa pihak keluarga almarhum, meminta dimakamkan di Yogyakarta. "Kami sudah siapkan di TMP (Taman Makam Pahlawan) Kusumanegara. Sekitar pukul 10.00 WIB," katanya, seperti dilansir Kompas.com.

Dia menambahkan, Mayor Pnb Ivy Safatillah telah memenuhi persyaratan hingga layak dimakamkan di taman makam pahlawan.

Seperti diketahui, pesawat Super Tucano TT-3108 milik TNI AU jatuh sekitar pukul 10.12 WIB di Jalan LA Sucipto, Kota Malang, Rabu (10/2/2016).

Dalam kejadian tersebut, ada empat korban meninggal dunia. Diantaranya, dua warga sipil, yakni Irma Wahyuningtyas (47) dan Nurcholis (30), Pilot Pesawat Super Tocano, Mayor PNB Ivy Safatillah dan Copilot Syaiful.

Ivy Safatillah, ditemukan meninggal dunia di sekitaran persawahan di wilayah Karanglo, Kabupaten Malang, jauh dari lokasi jatuhnya pesawat.(*)