pelaku kejahatan narkotika yang ditangkap Polres Malang (foto:istimewa)
pelaku kejahatan narkotika yang ditangkap Polres Malang (foto:istimewa)

Tiga orang pria pemakai dan atau pengedar narkotika jenis sabu-sabu diringkus jajaran Satreskoba Polres Malang.

Ketiganya berhasil ditangkap di lokasi berbeda setelah dilakukan pengembangan oleh polisi. Barang bukti sabu seberat 5 gram berhasil diamankan.

RZA (23), warga Jalan Mayjen Wiyono, Blimbing, Kota Malang; CH (32) warga Jalan Sakura, Lowokwaru, Kota Malang; dan SR (36) warga Perum Pesona Mutiara Tidar, Dau, Kabupaten Malang.

Penangkapan awal dilakukan terhadap RZA. "Kita menangkap RZA dulu. Sebelumnya dia pernah dipenjara karena kasus penganiayaan," ujar Wakapolres Malang, Kompol Arif Mukti Surya, Jumat (5/2/2016).

Saat penangkapan RZA, petugas menemukan sejumlah barang bukti, yaitu satu poket sabu seberat 1 gram beserta peralatan hisapnya, sedotan plastik, satu pipet kaca, dan skrop kecil.

Polisi menelusuri asal barang haram tersebut bisa diperoleh RZA. Akhirnya, nama CH dan SR muncul yang diduga sebagai pengedar dan pemakai.

Kedua pelaku kejahatan narkotika ini berhasil ditangkap petugas, saat sedang mengisi bahan bakar di SPBU Raya Pepen, Pakisaji, Kabupaten Malang. 

Dari kedua tersangka ini, polisi berhasil mengamankan sabu-sabu seberat 4 gram sebagai barang bukti.

"Barang bukti sabu milik para pelaku ditemukan dalam sedotan. Anggota kami sempat terkecoh. Namun berkat ketelitian dalam penggeledahan, sabu berhasil ditemukan," ujar Kompol Arif Mukti kepada awak media.‎

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat pasal 111 dan 114 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

Berdasar pada pasal 111 UU tersebut, mereka terancam pidana maksimal penjara 12 tahun dan denda Rp 8 miliar. Sedang pada Pasal 114 UU yang sama, pidana maksimal penjara 20 tahun dan denda sebesar Rp 10 miliar. (*)