Mujiono, Kepala Dinas PU Binamarga Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Banyuwangi (Foto: Syarif/ Banyuwangitimes)
Mujiono, Kepala Dinas PU Binamarga Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Banyuwangi (Foto: Syarif/ Banyuwangitimes)

Mujiono, Kepala Dinas PU Binamarga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) setempat angkat bicara soal jembatan ambrol di Dusun Watukebo, Desa Patoman, Kecamatan Rogojampi.

Menurutnya, pihaknya sudah turun langsung ke lokasi melakukan pengecekan. Dan kabar baiknya, anggaran akan segera disiapkan untuk pembangunan.

“Setelah kita lihat, kondisi kerusakannya cukup parah, jadi harus pembangunan total,” katanya via selular, Jumat malam (5/2/2016).

Dikalkulasi, dari luas dan panjang jembatan penghubung antar dusun tersebut menghabiskan dana sekitar 650 juta rupiah. Karena itu, penganggaran baru bisa dilakukan pada PAK mendatang. Atau pembangunan terealisasi pada kisaran bulan Juli hingga Agustus 2016. Untuk pengerjaan diprediksi akan rampung dalam tiga bulan.

“Jika kerusakannya itu ringan, kisaran dana Rp 100 juta sampai Rp 150 juta, sebenarnya bisa langsung kita anggarkan dari anggaran pemeliharaan. Tapi karena itu rusaknya total dan anggaranya besar, jadi harus melalui mekanisme yang berlaku,” katanya.

Mujiono juga menambahkan, di instansi yang dipimpinnya tidak memiliki anggaran tanggap darurat, jadi prosedur harus dilalui.

“Saat di lokasi kita juga sudah memberi penjelasan kepada warga, jembatan akan kita perbaiki melalui anggaran daerah,” pungkasnya. (*)