Ilustrasi tolak valentine day (Foto: tribun0
Ilustrasi tolak valentine day (Foto: tribun0

Dinas Pendidikan Kota Probolinggo melarang pelajar merayakan hari kasih sayang atau valentine day, 14 Februari nanti. Larangan itu disampaikan lewat surat edaran (SE) yang disebar ke seluruh kepala sekolah/madrasah, baik negeri atau swasta di semua jenjang.

Ada empat item yang disebut dalam SE tersebut. Pertama, melarang pelajar merayakan valentine day dalam bentuk apapun yang tidak sesuai dengan kearifan lokal dan budaya Indonesia. Sekolah juga diminta melakukan antisipasi sedini mungkin.

Kedua, kepala sekolah/madrasah diminta memberi pemahaman moral dan pengertian kepada siswa di sekolah masing-masing. Ketiga, meminta agar siswa diarahkan untuk berpikir positif dalam peningkatan prestasi, sebaimana tugas utama siswa menuntut ilmu.

Item terakhir, sekolah diminta membuat SE kepada wali murid agar mengawasi putra/putrinya.

“Agar tidak melakukan kegiatan perayaan tersebut dan hal-hal negatif lain yang dapat merugikan diri sendiri dan masa depannya,” kata Kepala Dinas Pendidikan Zainullah, Rabu (3/2/2016).

Selain kepada kepada sekolah/madrasah, SE perihal Himbauan Penumbuhan Budi Pekerti tersebut, ditembuskan kepada wali kota sebagai laporan, Ketua DPRD, Kapolres, Kasatpol PP serta Kepala Kemenag setempat. (*)