Jamil Mashadi, Humas MUI Kabupaten Blitar.(Foto : Rofik/BlitarTimes)
Jamil Mashadi, Humas MUI Kabupaten Blitar.(Foto : Rofik/BlitarTimes)
Misteri Gafatar di Indonesia

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar membenarkan jika Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) pernah melakukan aktivitas di Blitar.

"Sekitar 3 bulan yang lalu ternyata anak-anak muda yang tergabung di dalam Gafatar pernah mendatangi MUI Kabupaten Blitar dengan mengatakan akan melakukan bakti social di Blitar selatan," kata Humas MUI Kabupaten Blitar, Jamil Mashadi kepada wartawan, Jumat (15/1/2016).  

Menurut Jamil kala itu para anggota Gafatar tidak menyampaikan hal-hal mengenai keagamaan dan hanya mengatakan akan melakukan penghijauan di Blitar Selatan. Dalam perkenalan  itu para anggota Gafatar mengatakan mereka beralamatkan di Kademangan dan Sanankulon.

"Meski begitu MUI masih mencurigai ada anggota Gafatar yang tinggal di dua wilayah tersebut," lanjutnya.

Jamil mengatakan, dalam hal ini pihaknya sudah menyampaikan kepada pengurus MUI di Kademangan dan Sanankulon untuk melakukan pengawasan.

Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak terpengaruh masuk ke dalam organiasasi yang beridiologi sesat. Menurut Jamil, Jika nanti ditemukan adanya hal yang mencurigakan MUI akan menyerahkan kepada pihak yang berwenang

Jamil menambahkan, anggota Gafatar yang ada di Kabupaten Blitar ini belum terlihat mengalami perubahan aqidah karena ada kemungkinan  para anggotanya masih baru. Meski begitu semua elemen masyarakat harus mewaspadai hal ini.

“Namun harus kita cermati bersama bahwa mereka ini adalah korban propaganda. Mulai saat ini semua orang tua dan juga anak-anak muda harus tanggap jangan sampai masuk ke ormas yang ideologinya tidak jelas,” tambahnya.(*)