Banser berpose bersama siswa-siswi sekolah di Kecamatan Jabung usai pembagian masker. (Foto: Hilmy / MALANGTIMES)
Banser berpose bersama siswa-siswi sekolah di Kecamatan Jabung usai pembagian masker. (Foto: Hilmy / MALANGTIMES)

Barisan Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Malang turut serta dalam mengantisipasi dampak erupsi Gunung Bromo yang terjadi belakangan ini. Fokus mereka lebih ke daerah yang belum tersentuh bantuan penanganan. 

"Fokus kami di daerah yang belum tersentuh BPBD maupun PMI, karena tidak mungkin kita bagikan masker dan memberikan sosialisasi ke daerah yang sudah cukup penanganannya," kata Ali Murtadlo, Kasatkorcab Banser Kabupaten Malang kepada MALANGTIMES, Senin (11/1/2016).

Itu dilakukan oleh Banser supaya tidak terjadi penumpukan relawan maupun bantuan. Karena masih terdapat wilayah yang belum terjangkau bantuan, khususnya masker. 

"Kalau daerah Poncokusumo sudah diatasi BPBD dan PMI, begitu juga sebagian di Jabung, namun ada beberapa desa yang belum terjangkau, nah kami turut memberikan bantuan disana," lanjutnya. 

Sehingga, selain fokus ke wilayah yang belum tersentuh, Banser Kabupaten Malang juga memilih untuk fokus memberikan penanganan dampak erupsi ke sekolah-sekolah. (*)