Ilustrasi. (foto: googleimage)

Ilustrasi. (foto: googleimage)



Sebanyak 94 keluhan masyarakat Malang Raya terkait pelayanan publik masuk ke Unit ‎Pengaduan Pelayanan Publik (UP3) Malang Raya selama Tahun 2015. Sebagian besar keluhan berasal dari warga Kota Malang.

Rilis dari UP3 Malang Raya menunjukkan, 70 persen keluhan berasal dari Kota Malang. Kota Batu menduduki peringkat ke-2 dengan 17 persen, dan Kabupaten Malang 13 persen.

Secara berurutan, pengaduan masyarakat Kota Malang berasal dari sektor pendidikan
(23 persen), infrastruktur (20 persen), perparkiran (12 persen), perizinan (9
persen).

Selanjutnya persoalan PDAM, lalu lintas dan kependudukan serta saran sebesar
7 persen. Dan terakhir, BPJS dan PLN sebesar 3 persen.

"Keluhan masyarakat di sektor pendidikan terkait pungutan," ujar Sudarno, Kamis (31/12/2015).

Atas keluhan terkait sektor pendidikan, UP3 Malang Raya merekomendasikan perlunya dilakukan sosialiasi kepada orangtua siswa perihal kebijakan sekolah yang merujuk pada
regulasi.

"Publikasikan kebijakan dengan menempelnua di papan sekolah sekaligus laporan periodik atas pelaksanaan program dari sekolah sehingga publik bisa mengontrol dan mengawasi operasional sekolah," jelasnya. (*)


End of content

No more pages to load