Ilustrasi. (Foto: googleimage)
Ilustrasi. (Foto: googleimage)

Maraknya praktik nikah siri di Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan beriring sejajar dengan maraknya nikah dini di wilayah tersebut. Sebab, para perempuan yang mengalami nikah siri itu rata-rata usianya di bawah 17 tahun. Bahkan ada anggapan bahwa usia 21 tahun sudah masuk kategori perawan tua.

Berdasarkan sumber yang tidak mau disebutkan namanya, banyak perempuan di Rembang yang mengawali pernikahannya di usia 14 tahun.

"Usia 14, 15 tahun sudah menikah. Kalau sudah usia 21 tahun sudah tua," katanya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Dewan Pembina Yayasan Rumah Perempuan, Ali Sodikin. Dari hasil pendampingannya selama 10 tahun, yakni mulai tahun 2003 hingga 2012, pernikahan dini akibat pernikahan siri itu sangat banyak terjadi.

"Di atas 15 tahun sudah dianggap perawan tua," katanya saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Latek, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Selasa (15/12/2015).

Seperti diketahui, kasus pernikahan siri di Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan masih marak terjadi. Meski begitu, keberadaan praktik nikah siri itu sulit terendus. Padahal, kasus itu masih banyak terjadi. Pada tahun 2008 saja, jumlah nikah siri di Kecamatan Rembang mencapai 2.529 pasangan. (*)