Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa Hari Santri Nasional

Kuliah Sarungan Sepanjang Hari, Unisma Pecahkan MuRI

Penulis : Tristania Dyah - Editor : Redaksi

22 - Oct - 2015, 08:13

Placeholder
Upacara Hari Santri Nasional di Unisma, Kamis (22/10/2015). (Foto: Tristania / Malangtimes)

JATIMTIMES, MALANG - Hari Santri Nasional diperingati dengan cara yang unik di Universitas Islam Malang (Unisma). Seluruh mahasiswa, dosen dan civitas Unisma menggunakan sarung selama menjalankan proses perkuliahan, dari pukul 06.00 WIB hingga 21.00 WIB, Kamis (22/10/2015).

Kegiatan ini pun mendapat penghargaan berupa rekor muri 'perkuliahan dengan mengenakan sarung terbanyak' 6.787 pemakai. "Penyerahan rekor muri sekira pukul 11.00 WIB siang nanti," ujar Badat Muwakhid, Wakil Rektor III Unisma, Bidang Keagamaan, Komunikasi dan Kemahasiswaan.

Kegiatan sarungan ini pun akan dilombakan di setiap kelas. "Lomba kelas sarungan terbanyak namanya. Kelas yang laki-lakinya pakai sarung paling banyak akan menang," kata Badat.

Sebelum memulai proses perkuliahan, seluruh mahasiswa, dosen dan civitas Unisma juga mengikuti apel Hari Santri Nasional di halaman kampus. Apel ini dipimpin langsung oleh Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi.

Apel ini sekaligus pembukaan Lustrum ke-7, yakni ulang tahun ke-35 Unisma. Lustrum ini diperingati setiap lima tahun sekali. "Rangkaian peringatan Lustrum ke-7 biasanya berlangsung selama satu tahun. Maka rangkaian Lustrum ke-7 dibuka Oktober tahun ini hingga tahun depan," pungkas Badat. (*)


Topik

Peristiwa Hari-Santri-Nasional Unisma



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tristania Dyah

Editor

Redaksi