Kontainer yang terguling di jalur Malang - Surabaya, tepatnya di perbatasan Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang dan Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Malang (foto: Hilmy / MALANGTIMES)
Kontainer yang terguling di jalur Malang - Surabaya, tepatnya di perbatasan Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang dan Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Malang (foto: Hilmy / MALANGTIMES)

JATIMTIMES, MALANG - Truk jenis kontainer bermuatan beras yang bernomor polisi L 8803 UJ terjungkal di perbatasan antara Kabupaten Malang dan Kabupaten Pasuruan, tepatnya di selatan Patung Sapi, Lawang.

Truk yang dikemudikan Cecep ini, menurut pengakuan Yanto saksi mata kejadian, terjungkal sekitar pukul 05.00 pagi hingga memakan dua badan jalan baik dari arah Malang maupun dari arah Surabaya.

"Truk melaju dari arah Surabaya menuju Malang, ada tanjakan naik tidak kuat, kemudian dibantu pedagang kambing di seberang jalan supaya tidak berjalan mundur namun gagal, akhirnya truk terguling menutupi dua jalur," ungkap Yanto yang juga rekan sesama supir kepada MALANGTIMES (TIMES INDONESIA NETWORK), Jum'at (25/9/2015)

Menurut Yanto yang saat itu berada di sekitar kejadian, petugas baru datang satu jam kemudian untuk mengevakuasi truk, dan baru dapat dievakuasi empat jam kemudian ke pinggir jalan, sekira pukul 10.00 WIB.

Kejadian tersebut mengakibatkan kemacetan panjang baik dari arah Surabaya maupun dari arah Malang selama proses evakuasi berlangsung. 

Somiliyati, seorang pengguna jalan mengatakan bahwa kemacetan dari arah Malang sudah sampai wilayah Singosari, "Tadi lewat jalan macetnya sudah sampai daerah Mondoroko, Singosari, kendaraan bergerak pelan dan merayap," katanya.

Dalam pantauan MALANGTIMES, kemacetan yang diakibatkan dari tergulingnya truk bermuatan beras ini baru benar-benar terurai sekira pukul 10.30 WIB, lalu lintas kembali normal karena dua bagian truk sudah dipinggirkan walaupun terpisah, bagian kepala truk kontainer di sisi barat jalan, dan badan truk di timur jalan. (*)