Ahmad Luthfi, Bagian Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangploso, Malang (Foto: Agus/malangtimes)
Ahmad Luthfi, Bagian Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangploso, Malang (Foto: Agus/malangtimes)

JATIIMTIMES, MALANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Karangploso, Malang, meminta para pemudik jangan khawatir dengan kondisi cuaca buruk. Pasalnya, kecepatan angin yang melanda Malang Raya, rata-rata hingga 54 kilometer per jam, hanya terjadi sejak Sabtu (11/7/2015) hingga Senin (13/7/2015).

Hal tersebut disampaikan Ahmad Luthfi, Bagian Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangploso, Malang, bahwa angin kencang yang sempat melanda Malang Raya, dipicu oleh aktifitas siklon tropis Nangka. "Tak perlu dikhawatirkan lagi bagi para pemudik," katanya Luthfi, ditemui di kantornya, Selasa (14/7/2015) pagi.

Dalam catatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Karangploso Malang katanya, kecepatan angin yang melanda Malang raya rata-rata hingga 54 kilometer per jam. Hal itu terjadi sejak Sabtu (11/7/2015) hingga Senin (13/7/2015).

Menurut Luthfi, bahwa angin itu sama seperti siklus manusia. Dari anak-anak, dewasa, sampai tua dan meninggal. "Siklon tropis Nangka ini, sudah menjauh dan angin sudah kembali normal berkisar 5 hingga 30 kilometer per jam," katanya.

Namun, meskipun demikian, Luthfi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap sering melihat prakiraan cuaca terbaru, khususnya bagi yang sedang mudik melintas pulau. "Bisa update cuaca, karena cuaca bisa berubah-ubah setiap saat," katanya. (*)