Baru Bergabung Aplikasi Threads, Akun DPR RI Malah Dijulidin Netizen
Reporter
Mutmainah J
Editor
A Yahya
07 - Jul - 2023, 11:13
JATIMTIMES - Setelah adanya perubahan kebijakan pada platform Twitter, masyarakat mulai beralih menggunakan aplikasi Threads. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mengunggah hingga 500 karakter, dan memiliki banyak fitur yang mirip dengan Twitter.
Dengan banyaknya fitur yang hampir sama dengan Twitter, banyak masyarakat yang telah beralih dan mulai membuat akun di aplikasi tersebut. Tak mau ketinggalan, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pun ikut membuat akun di aplikasi turunan Meta itu.
Baca Juga : Elon Musk Ancam Bakal Gugat Threads, Diklaim sebagai Peniru Twitter
Hal itu diketahui dari akun Instagram @viralsekali. Dimana pada unggahan itu, nampak akun Threads DPR itu menyapa para pengguna Threads yang lebih dulu berganung. "Selamat Pagi Indonesia??," tulis akun @dpr_ri di aplikasi Threads
Namun, sapaan itu malah menjadi boomerang bagi admin akun DPR. Dimana, netizen malah membalas dengan julidan pada postingan pertama akun DPR itu.
Banyak dari mereka yang menyebut jika admin dari DPR RI itu tidak diajak untuk berganung dengan Threads. Bahkan ada yang menyebut jika admin akun tersebut sok asik.
"Paan sih, sok asik bgt," tulis akun @alica***
"Emang diajak?," tulis @v.ky****
"Gak asik kok ikutan," timpal @akbar***
"Gak usah ikutan deh, mending tidur," tulis @insoku***
Seperti yang sudah diketahui, saat ini aplikasi Twitter tengah menjadi perbincangan publik usai Elon Musk sang pemilik aplikasi tersebut mengharuskan pengguna Twitter login sebelum membaca Tweet dan membatasi jumlah Tweet yang bisa dibaca tiap hari.
Orang terkaya dunia yang juga memimpin Tesla dan SpaceX tersebut beralasan aturan pembatasan diperlukan untuk membendung upaya "panen data ekstrem" dan "manipulasi sistem" di platform Twitter.
Baca Juga : Aksi Curanmor Kepergok Warga, Pelaku Diamuk Massa
Menurut Musk, pembatasan ini hanya sementara. Pada Sabtu, ia menyatakan bahwa akun yang sudah terverifikasi hanya bisa membaca 8.000 twit setiap hari, akun belum terverifikasi 800 twit, dan akun baru yang belum terverifikasi 400 twit.
Kemudian pada hari yang sama, Musk mengubah batas twit yang bisa dibaca menjadi 10 ribu untuk akun terverifikasi, 1.000 untuk akun belum terverifikasi, dan 500 untuk akun baru yang belum terverifikasi.
Di situs Downdetector, lebih dari 7 ribu pengguna melaporkan permasalahan akses Twitter. Pengguna menyatakan mereka disambut oleh pesan "batas telah dilampaui" atau "tidak bisa menarik twit" saat mencoba membaca konten di website dan aplikasi Twitter.
Pengguna mulai Jumat pekan lalu juga harus login atau mendaftar akun baru untuk membaca twit.
Lalu, seperti ambil kesempatan kekacauan warga Twitter, perusahaan induk Facebook, WhatsApp, dan Instagram, Meta, meluncurkan aplikasi baru yang mirip Twitter, bernama Threads.
Sejak diluncurkan pada Kamis (6/7/2023), CEO Meta, Mark Zuckerberg menyebut ada 5 juta pengguna Threads usai dilaunching selama 4 jam pertama. "Just passed 5 million sign ups in the first four hours," tulis Mark Zuckerberg.
