Projo Sebut Presiden Jokowi Respons Positif Kehadiran KIB
Reporter
Desi Kris
Editor
Pipit Anggraeni
06 - Jun - 2022, 01:25
JATIMTIMES- Relawan Pro Jokowi (Projo) mengaku Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespons positif dengan kerja sama 3 partai dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengungkapkan, Jokowi menyambut kehadiran KIB jelang Pemilu 2024.
Seperti diketahui, 3 partai politik resmi menandatangani kerja sama dalam perahu KIB pada Sabtu (4/6/2022). Ketiga parpol itu yakni, Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Baca Juga : Tak Hanya di Bidangnya, Anggota Komisi D DPRD Jatim Ini Tampung Seluruh Aspirasi Masyarakat
Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menuturkan, Presiden Jokowi mengapresiasi kehadiran KIB. Budi Arie menuturkan, KIB menjadi manuver politik yang cerdas dari ketiga partai politik. Sebab, masing-masing parpol memiliki basis massanya sendiri.
“Saya yakin ini koalisi cerdas karena di bawah enggak benturan, di massanya enggak bergesekan,” tutur Arie usai menghadiri Silaturahim Nasional KIB dalam keterangan, Sabtu (5/6/2022).
Projo menilai, ketiga partai memiliki platform yang bagus. PAN mewakili pemilih Muhammadiyah, PPP mewakili kaum Nahdliyin, sedangkan Golkar memiliki basis massa nasionalis.
"Ya, kan, ini manuver cerdas. Masa enggak cerdas? Cerdas ini, nanti yang lain ikut. Nanti, ya, tanya aja," ujarnya.
Budi Arie menyebut, jika dimungkinkan, anggota KIB bisa ditambah partai lain. Sebab, KIB sejak awal dikonsep menjadi kerja sama inklusif, terbuka dengan partai lain. Menurutnya, semangat KIB harus didukung karena tujuannya bagus untuk menyatukan seluruh masyarakat.
Baca Juga : Main HP Saat Azan di Acara Salat Gaib untuk Anak Ridwan Kamil, Ustaz Yusuf Mansur Banjir Kritikan
“Kalau perlu ditambah koalisinya, juga dimungkinkan nanti ditambah. Ini, kan, terbuka,” tegas Budi Arie.
Projo sendiri mengaku bakal ikut membahas soal sosok capres dengan berbagai partai dan koalisi. Namun, sampai saat ini, Projo belum mengakui siapa sosok yang akan didukungnya.
"Kalau masalah capres nanti ada chapternya, nantilah ojo kesusu,” tegasnya.
