Bupati Situbondo (baju putih) saat melantik Direktur Prusda Pasir Putih (Foto: istimewa / SitubondoTIMES)

Bupati Situbondo (baju putih) saat melantik Direktur Prusda Pasir Putih (Foto: istimewa / SitubondoTIMES)



Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto SH melantik Direktur Prusda Pasir Putih Yasin Ma’sum ST. Pelantikan yang berlangsung di Lantai II Pemkab Situbondo disaksikan oleh pejabat teras Situbondo dan tamu undangan lainnya  berlangsung khidmat, Jumat (12/7/2019).

Yasin Ma’sum dilantik sebagai Direktur Prusda Pasir Putih berdasarkan surat keputusan kuasa pemilik modal Perusahaan Daerah Pasir Putih Nomor 188/082/431.602/2019 tanggal 11 Juli 2019.

 “Saya percaya bahwa, saudara akan melaksanakan tugas dengan baik sesuai dengan tanggungjawab yang diberikan,” kata Bupati Dadang saat membacakan surat keputusan kuasa pemilik modal Perusahaan Daerah Pasir Putih tersebut.

Lebih lanjut, bupati mengatakan bahwa, saat ini Pasir Putih sudah banyak kemajuan pasca ditinggal nya oleh direktur yang lama. “Atas nama kuasa pemilik saham di Prusda Pasir Putih, saya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Bagian Ekonomi yang telah bekerja keras menyehatkan manajemen Prusda Pasir Putih,” kata Bupati Dadang.

Setelah kondisi manajemen Prusda Pasir Putih baik, sambung Bupati Dadang, dirinya berharap kepada Direktur Prusda Pasir Putih yang baru dilantik segera menindaklanjuti proses kemajuan Prusda Pasir Putih. “Saya berpesan kepada direktur Prusda Pasir Putih yang baru dilantik harus membangun komitmen yang bermuara kepada kemajuan Prusda Pasir Putih,” pesannya.

Lebih lanjut, Bupati Dadang meminta kepada Direktur Prusda Pasir Putih agar mampu mengelola manajemennya lebih bagus lagi dan mampu memajukan pembangunan Prusda Pasir Putih. “Untuk membangun Prusda Pasir Putih lebih maju lagi, maka dibutuhkan sentuhan tangan direktur yang kreatif serta profesional,” ujarnya.

Yang tidak kalah pentingnya, imbuh Bupati Dadang, seorang direktur harus memahami wewenangnya dengan baik, karena yang sangat krusial selama ini tingkat kebocoran saat para wisatawan masuk ke lokasi wisata Pantai Pasir Putih belum bisa teratasi. Oleh karena itu, Bupati Dadang meminta agar direktur tidak sungkan-sungkan meminta bantuan bupati, seperti yang dilakukan Plh Direktur Prusda Pasir Putih saat lebaran kemarin.

“Ketika Prusda Pasir Putih dibiarkan tanpa adanya sistem yang baik, maka ini akan menjadi problematika tersendiri dan akan menjadikan kembali Prusda Pasir Putih tidak sehat. Oleh karenanya, seorang direktur dituntut piawi atau handal dalam mengelola manajemen serta mempunyai komitmen untuk memajukan Prusda Pasir Putih secara ikhlas serta bisa menekan angka kebocoran yang dilakukan petugas-petugas di Wisata Pasir Putih,” beber bupati.

Bukan hanya itu saja yang disampaikan Bupati Dadang di hadapan direktur Prusda Pasir Putih yang baru dilantik. Akan tetapi, bupati dua periode ini juga menegaskan, seorang pimpinan atau direktur harus bisa menjadi suri tauladan untuk bawahannya dan orang-orang yang ada di sekitarnya. 

“Dalam pengelolaan manajemen juga harus bisa menggunakan sistem digitalisasi. Hal ini bisa menghindari resiko menyelewengan dan kebocoran yang dilakukan oleh petugas-petugas di sana. Oleh karena itu, seorang pemimpin mampu memberikan tauladan bagi seluruh petugas yang ada di Prusda Pasir Putih,” pungkasnya. 


End of content

No more pages to load