Kapolres Tulungagung, AKBP Topik Sukendar (foto :  joko pramono/jatimtimes)

Kapolres Tulungagung, AKBP Topik Sukendar (foto : joko pramono/jatimtimes)



Adanya jembatan Ngujang 2 yang menghubungkan wilayah Ngantru dan Sumbergempol berperan penting dalam arus mudik dan balik tahun ini.

Arus kendaraan yang biasanya padat saat mudik maupun balik di wilayah jembatan Ngujang 1 tahun ini tak terlihat seperti biasanya.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar, Selasa (11/6/19) siang. "Kami sangat diuntungkan dengan dibangunnya jembatan Ngujang 2. Jembatan itu sangat membantu kelancaran arus mudik maupun balik," ujar Tofik.

Rekayasa lalu lintas, contra flow tetap dilakukan pihaknya, namun tak selama tahun-tahun sebelumnya. "Kami lakukan 5-7 menit, arus sudah lancar kembali," tuturnya.

Tahun ini yang menjadi fokus ialah jembatan Jeli yang ambruk pada 2017 lalu. Hingga kini, jembatan itu belum diperbaiki. Padahal jembatan itu menjadi penghubung alternatif antara Tulungagung-Kediri.

Untuk sementara masih digunakan jembatan darurat (bailey) yang hanya cukup dilewati 1 kendaraan roda 4. "Kami lakukan penutupan arus. Kami  cairkan. Alhamdulillah clear," terang kapolres.


End of content

No more pages to load