Suasana pelantikan 11 pejabat di lingkungan Pemkab Jember dua hari pasca-libur Lebaran. (foto : basid / Jatim TIMES)

Suasana pelantikan 11 pejabat di lingkungan Pemkab Jember dua hari pasca-libur Lebaran. (foto : basid / Jatim TIMES)



Mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Jember kembali dilakukan Bupati Faida dua hari masuk kerja pasca-libur Lebaran pada Selasa (11/6/2019) di Aula Wahya Wibawa Graha Pemkab Jember.

Ada 11 pejabat yang dilantik pada Selasa sore. Dua di antaranya pejabat eselon 2 dan sisanya beberapa pejabat eselon 3 dan 4. Dua Pejabat eselon 2 yang digeser adalah Yuliana Harimurti yang semula menjadi kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menempati posisi barunya sebagai kepala Badan Kepegawaian dan Pembinaan SDM (BKPSDM). Sedangkan Kepala BKPSDM sebelumnya,  Roeslan Abdul Ghani, digeser menempati posisi barunya sebaga kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang sebelumnya dijabat  Isman Soetomo yang saat ini pensiun. 

"Mutasi jabatan di pemerintahan itu sudah hal biasa. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Nanti masih ada mutasi lagi karena masih ada beberapa kepala OPD yang kosong. Dan kekosongan ini nanti akan dilakukan open bidding atau lelang jabatan. Saat ini panselnya juga sudah disiapkan kok," ujar Bupati Jember dr Hj Faida MMR kepada sejumlah wartawan usai pelantikan. 

Bupati menambahkan, tidak tertutup kemungkinan banyak pejabat muda yang akan ikut akselerasi dan menempati posisi strategis di Pemkab Jember. Hal ini dikarenakan sistem yang terbuka.

 "Tidak menutup kemungkinan nanti OPD-OPD di Jember dijabat oleh pejabat muda yang ikut akselerasi. Soalnya, kami terbuka dengan melakukan open bidding atau lelang jabatan. Dan ini peluang bagi ASN yang memiliki kemampuan. Dan sudah tidak zamannya lagi ada istilah jual beli jabatan," ujar Faida. 

Beberapa pejabat yang dilantik pada Selasa sore, selain dua pejabat eselon dua, adalah M. Fauzi yang sebelumnya menjadi camat Tanggul bergeser menempati posisi barunya sebagai camat Pakusari. Sedangkan camat Tanggul dijabat oleh M. Ghozali yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris Dinas Pendidikan. Satu camat lagi yang digeser adalah Akbar Winasis yang sebelumnya menjadi camat Wuluhan dimutasi sebagai camat Tempurejo.

"Saya berpesan agar pejabat yang baru dilantik langsung bisa menyesuaikan dengan tempat barunya. Sejatinya mutasi ini juga bagian dari penyegaran," pungkas bupati. 


End of content

No more pages to load