Shoim Abdullah (baju kotak-kotak) saat bersama sejumlah wartawan usai acara halalbihalal. (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)

Shoim Abdullah (baju kotak-kotak) saat bersama sejumlah wartawan usai acara halalbihalal. (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)



Meski sudah purnatugas dari jabatannya sebagai kepala desa, Shoim Abdullah (40) -mantan kades Sukorambi, Kecamatan Sukorambi, Jember- masih didatangi banyak warga. Bahkan, tak sedikit warga yang menganggap dirinya masih menjadi kades.

Hal ini disampaikan Shoim saat menghadiri acara halalbihalal di Pemkab Jember bersama dengan Bupati Faida. "Sampai saat ini masih banyak warga yang minta surat pengantar ke saya. Padahal saya sudah tidak menjadi kepala desa. Tapi tetap kami bantu, seperti mengurus SPM maupun surat pengantar lainnya," ujar Shoim yang kenal dekat dengan wartawan. 

Menurut Shoim, untuk memberikan pengabdian di masyarakat, tidak harus menjadi kepala desa. Meski sudah menjadi warga biasa, selagi masih diberi kemampuan untuk membantu sesama, dirinya tidak akan mengabaikan. 

"Siapa pun bisa menjadi pelayan masyarakat selama kita mampu dan mengetahuinya. Jadi, tidak harus menjadi kepala desa. Meski saat ini saya sudah purna dari jabatan kades, saya akan siap membantu warga di desa saya," ujar pria yang menjadi kades melalui pergantian antarwaktu (PAW) ini.

 Bahkan Shoim tidak segan membantu warga yang membutuhkan kendaraan untuk berobat menggunakan kendaraan pribadinya, meskipun saat ini di pemerintah desa sudah ada ambulans desa. "Masih ada Mas, warga yang minta antar untuk berobat menggunakan kendaraan pribadi saya dan saya tidak bisa menolak karena ini menyangkut kemanusiaan. Kita yang mampu wajib untuk membantu mereka yang membutuhkan," pungkas Shoim. 


End of content

No more pages to load