Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)


Editor

A Yahya


Pascapemilihan Umum dan pengumuman hasil Pemilihan Presiden 2019 lalu, menyimpan banyak duka yang terjadi di Indonesia. Ratusan orang terenggut nyawanya demi berjalannya Pemilu yang sukses.

Ratusan orang yang terenggut nyawanya mulai dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), anggota Linmas, hingga Polri. Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko pun turut berduka melihat kondisi tersebut. Karena itu, dewanti meminta pada Pemilu mendatang Dewanti menginginkan adanya keterlibatan pelajar SMA/SMK atau sederajat. Alasannya fisik dan kesiapan mereka lebih matang.

“Bukan hanya itu saja, tapi dari segi netralitasnya itu juga tinggi. Mereka juga masih fresh, bisa jadi pembelajaran bagi mereka kenapa tidak,” kata Dewanti.

Ia menambahkan pekerjaan petugas KPPS merupakan hal yang sangat berat. Karena itu penyeleksian juga harus menyesuaikan kondisi fisik dari anggota yang akan diterima. “Seperti kasus yang di Kota Batu ada yang keguguran dalam menjalankan tugas. Yang seperti ini ya jangan dipaksakan buat lolos,” imbuhnya.

Selain itu melakukan penghitungan suara, rekapitulasi bisa melibatkan pelajar SMA dan mahasiswa. Menurutnya Pemilu 2019 ini menjadi evaluasi tidak hanya Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI melainkan bersama. “Ya ini jadi evaluasi kita bersama, karena ini baru lima surat suara. Belum nanti kalau tujuh surat suara," tutup istri Eddy Rumpoko ini.


End of content

No more pages to load